Cok Ace Harap “Gianyar Youth Fest” Mampu Kembangkan Industri Kreatif Kawula Muda Bali

0
Cok Ace Harap Gianyar Youth Fest Mampu Kembangkan Industri Kreatif Kawula Muda Bali
Foto : Panitia Gianyar Youth Fest (GYF) 2019, beraudensi dengan Wakil Gubernur Bali, Cok Ace, Selasa (14/5).

Buletin Dewata, Denpasar.

Mendorong kawula muda untuk terus kreatif dan berani berinovasi, “Gianyar Youth Fest (GYF)” akan kembali digelar pada tanggal 6-7 Juli 2019. Panitia Gianyar Youth Fest yang dipimpin I Made Argian Novadinatha pun melakukan audensi ke Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana (Cok Ace), di Denpasar, Selasa (14/5).

Pada kesempatan tersebut, I Made Argian Novadinatha menyampaikan jika event Gianyar Youth Fest merupakan strategi pemasaran yang akan mencakup seluruh potensi industri kreatif terutama yang dimiliki oleh anak muda untuk terus berkembang. Event yang bertemakan “Save Our Creativity” itu mempunyai misi mendorong pemuda untuk terus kreatif dan berani berinovasi. Ratusan stan industri kreatif akan ditampilkan ditambah suguhan live music.

“Industri kreatif yang dipamerkan dalam acara tersebut adalah produk asli anak muda Ginayar berupa chloting brand dan food and baverage. Sehingga kami ingin menyatakan jika ingin sekadar nongkrong dan membeli pakaian banyak terdapat di Gianyar, tidak usah jauh-jauh lagi dengan mutu yang terjamin,” jelasnya.

Menanggapi penyampaian tesebut, Cok Ace sangat kagum akan semangat anak-anak muda saat ini untuk terus berinovasi dan maju. Selanjutnya, Cok Ace menegaskan perlunya sinergi untuk membimbing agar komunitas dan kegiatan seperti ini semakin terarah dan terpelihara. Peran komunitas sangat penting untuk mewadahi para pengusaha muda tersebut, agar semakin terarah dan bisa saling memberikan kontribusi.

“Bagaimanapun sumbangsih anak-anak muda terutama di bidang ekonomi di Bali cukup besar. Ini demi pertumbuhan ekonomi kita juga. Jika pun mereka sudah mau masuk komunitas kalian, perhatikan juga mereka. Setidaknya mereka semakin berkembang setelah bergabung, entah permodalan, pemasaran maupun channel ke tempat lain agar usaha mereka berkembang,” ujarnya.

Mengenai Festival yang akan dilaksanakan bulan depan tersebut, Cok Ace tidak ingin para pengisi stan adalah pedagang musiman. “Pastikan jika usaha mereka berlanjut dan bukan hanya pedagang musiman yang mengisi. Karena ini event untuk membina dan mengembangkan usaha, bukan hanya mencari keuntungan sesaat,” tegasnya.

Ke depan Cok Ace juga ingin adan kolaborasi antar komunitas dengan pemerintah, sehingga mendapat pembinaan yang tepat. “Nanti mungkin bisa kerjasama dengan Dinas Koperasi atau bahkan dari Kementrian Koperasi agar bisa ikut serta dalam event-event mereka seperti pelatihan atau pameran untuk promosi,” pungkasnya.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here