Jadi Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional ke 3 Tahun 2019, Karangasem Mantapkan Persiapan

0

Jadi Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional ke-3 Tahun 2019, Karangasem Mantapkan Persiapan

Buletin Dewata, Karangasem.

Karangasem akan menjadi tuan rumah Festival Kelapa Internasional ke 3 tahun 2019. Berbagai persiapan pun dilakukan diantaranya rapat pemantapan dengan koalisi Pemerintah Kabupaten penghasil kelapa (KOPEK) yang berlangsung di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Jumat (15/02).

Bergabungnya Karangasem sebagai anggota KOPEK adalah dalam rangka turut berjuang dan bekerja bersama dengan kabupaten lainnya untuk mewujudkan masa depan perkelapaan Indonesia semakin cerah. Pemkab karangasem siap menjadi bagian KOPEK dalam membangun pertanian dan perkelapaan di Karangasem yang akan bersinergi dengan pembangunan pariwisata dan pemberdayaan desa adat.

Festival Kelapa Internasional ke-3 di Karangasem yang akan berlangsung tanggal 4-7 September 2019 mendatang akan dikemas berbeda dengan pelaksaaan sebelumnya, dimana Festival Kelapa akan dikolaborasikan dengan Festival Subak Karangasem yang menampilkan gelar teknologi dari berbagai komoditi hortikultura, tanaman pangan, peternakan, perikanan dan berbagai varietas kelapa lokal Indonesia. Selain itu juga akan digelar berbagai lomba, parade seni budaya, pameran dekorasi serba kelapa, serta berbagai kegiatan lainnya.

Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri memaparkan Karangasem dengan wilayah seluas 83.954 Ha terdiri dari 8 Kecamatan 78 Desa/Kelurahan 190 Desa Pakraman memiliki lahan sawah seluas 7.151 Ha dan sisanya merupakan lahan kering seluas 67.569 Ha.

Jadi Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional ke 3 Tahun 2019, Karangasem Mantapkan Persiapan
Foto : Pemantapan KOPEK dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan festival kelapa internasional ke 3 tahun 2019, berlangsung di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Jumat (15/02).

Pada tahun 2017 jumlah tanaman kelapa di Karangasem sudah dikembangkan di atas lahan seluas150 Ha, bertambah di tahun 2018 seluas 250 Ha dan Tahun 2019 akan ditanam lagi kelama dilahan 200 Ha. Kelapa telah menjadi bagian yang penting bagi kehidupan Masyarakat Bali dalam pemenuhan kehidupan hidup sehari-hari khususnya untuk keperluan upacara adat. Guna mengantisipasi kebutuhan kelapa, Pemkab Karangasem telah mencanangkan kegiatan penanaman sejuta Kelapa.

“Kedepannya kami akan terus berusaha untuk menmperbaiki agribisnis kelapa terutama pada sektor hiirisasi kelapa dengan konsep pengolahan kelapa sistem zero waste dalam artian semua komponen kelapa bisa diolah dan dapat menghasilkan nilai tambah,” ujar Bupati Mas Sumatri.

Ketua Umum Kopek Nelson Pomalingo mengatakan organisasi KOPEK yang baru dibentuk sejak 2 tahun yang lalu sudah melaksanakan berbagai kegiatan. Meliputi festival KOPEK pertama kali dilaksanakan di Kabupaten indragiri Hilir, dilanjutkan di Kabupaten Lingga dan untuk yang ke 3 kalinya akan dilaksanakan di Kabupaten Karangasem Bali.

Nelson Pomalingo yang juga Bupati Gotontalo tersebut sangat menyambut baik atas bergabungnya Kabupaten Karangasem menjadi anggota KOPEK. Karangasem akan menjadi contoh yang baik dalam mensinergikan pertanian kelapa dengan pariwisata. “Selain itu Karangasem akan menjadi museum hidup kelapa di Indonesia,” cetusnya.(bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here