Seleksi Penulis Emerging Indonesia Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2019 Kembali Dibuka

Seleksi Penulis Emerging Indonesia Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2019 Kembali Dibuka

Buletin Dewata, Gianyar

Yayasan Mudra Swari Saraswati, lembaga nirlaba yang menaungi Ubud Writers & Readers Festival (UWRF), mengumumkan dibukanya kembali Seleksi Penulis Emerging Indonesia untuk UWRF 2019, pada Senin (14/01).

Emerging adalah istilah yang digunakan oleh UWRF untuk para penulis Indonesia yang memiliki karya berkualitas namun belum memperoleh publikasi yang memadai. Program Seleksi Penulis Emerging Indonesia ini adalah bagian dari komitmen Yayasan Mudra Swari Saraswati untuk mendukung kehidupan masyarakat Indonesia melalui program-program seni dan budaya. Selain itu, tujuan diselenggarakannya program ini adalah untuk menemukan bakat-bakat sastra dari pelosok Nusantara.

Sejak diadakan pertama kali pada tahun 2008, Seleksi Penulis Emerging Indonesia ini telah sukses memperkenalkan penulis-penulis Indonesia ke kancah internasional. Banyak di antara para alumni Seleksi Penulis Emerging Indonesia yang terus konsisten berkarya dan menjadi sosok berpengaruh di dunia sastra Indonesia dan internasional.

Beberapa alumni Seleksi Penulis Emerging Indonesia ini adalah Aan Mansyur (2009), Kurnia Effendi (2010), Avianti Armand (2011), Aprila R.A Wayar (2012), Bernard Batubara (2013), Faisal Oddang (2014), Norman Erikson Pasaribu (2015), Azri Zakkiyah (2016), Ibe S. Palogai (2017), dan Andre Septiawan (2018).

Seleksi Penulis Emerging Indonesia Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2019 Kembali Dibuka
Foto : Pembacaan Karya oleh Penulis Emerging UWRF 2018.

Seleksi ini merupakan sebuah program Festival untuk menemukan calon bintang-bintang sastra Indonesia. Pemilihan pemenang berdasarkan sejumlah kriteria termasuk kualitas karya, prestasi dan konsistensi dalam berkarya, serta dedikasi dalam pengembangan kesusastraan Indonesia. Seleksi yang ditujukan khusus bagi penulis berkewarganegaraan Indonesia ini memiliki persyaratan umum sebagai berikut:

– Karya dikirim dalam bentuk dokumen digital (Word atau PDF) yang dapat diunggah melalui
– Karya yang dikirim merupakan karya asli, bukan saduran, terjemahan, maupun tiruan. Panitia menggunakan piranti lunak untuk memeriksa kemungkinan karya tiruan.
– Karya yang dikirim merupakan karya fiksi berupa novel, cerita pendek, maupun puisi.
– Karya yang dikirim merupakan karya yang belum pernah diterbitkan.
– Karya yang dikirim mencerminkan pergulatan manusia dengan isu-isu sosial, budaya, dan lingkungan.
– Karya yang dikirim menunjukkan kreativitas dalam penggarapan cerita serta pelukisan karakter
– Peserta cukup mengirimkan satu karya saja.
– Panjang maksimal setiap cerita pendek adalah 3.000 kata.
– Panjang maksimal setiap puisi adalah 300 kata.
– Panitia memiliki hak untuk menerjemahkan serta menerbitkan karya-karya yang terpilih kedalam antologi tahunan festival.
– Penulis yang mengikuti seleksi wajib mengisi formulir online yang ada di website http://www.ubudwritersfestival.com/

Batas akhir untuk pengiriman karya jatuh pada tanggal 15 Maret 2019. Nama penulis-penulis yang terpilih akan diumumkan pada akhir bulan Mei 2019. Seluruh karya yang dikirimkan akan diseleksi oleh Dewan Kurator yang terdiri dari penulis-penulis Indonesia ternama. Nama anggota Dewan Kurator ini akan dirahasiakan hingga pengumuman para penulis yang lolos seleksi.(rls)

Satu tanggapan untuk “Seleksi Penulis Emerging Indonesia Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) 2019 Kembali Dibuka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *