SAMBUT TAHUN 2018, NUSA DUA LIGHT FESTIVAL “THE JUNGLE” KEMBALI DI GELAR DI PULAU PENINSULA

Buletindewata.com, Badung.

Kawasan pariwisata terpadu the Nusa Dua kembali menyelenggarakan Nusa Dua Light Festival, festival lampion terbesar di Bali, menutup tahun 2017 dan menyambut tahun 2018. Selain untuk meningkatkan pengalaman pariwisata di kawasan ini, festival juga diselenggarakan untuk mengangkat sektor pariwisata Bali yang mengalami penurunan tingkat hunian hotel dan kunjungan wisatawan akibat erupsi Gunung Agung. Festival juga diselenggarakan untuk menunjukkan bahwa sebagian besar tujuan pariwisata di Bali masih aman untuk dikunjungi wisatawan.

Nusa Dua Light Festival, yang merupakan penyelenggaraan kedua tahun ini, diselenggarakan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation/ITDC bekerjasama dengan Taman Pelangi. Mengusung tema “The Jungle”, Festival kali ini akan menampilkan festival lampion bertemakan The Jungle, pentas hiburan kesenian, musik dan kuliner, bertempat di Pulau Peninsula Nusa Dua, Badung –Bali dan akan berlangsung selama 38 hari, dari tanggal 8 Desember 2017 – 14 Januari 2018 mulai pukul 16.00 s/d 22.00 WITA setiap harinya.

Nusa Dua Light Festival “The Jungle” akan tetap digelar dengan konsep 3F (Food, Fun and Festival). Berbagai jenis lampion dengan tema “The Jungle” seperti dinosaurus, harimau, komodo, tanaman purba, dan binatang hutan lainnya, serta konsep-konsep menarik lainnya ditawarkan kepada pengunjung sebagai spot foto selfie yang diharapkan akan menjadi hits. Selain lampion, Nusa Dua Light Festival “The Jungle” juga menawarkan berbagai wahana seperti Hot Air Baloon yang merupakan balon udara dengan kapasitas 6 orang yang dapat diterbangkan mencapai ketinggian 25 meter serta wahana anak-anak lainnya seperti trampoline, rumah balon, kereta mini, dan helikopter mini. Selama 38 hari pelaksanaan Nusa Dua Light Festival “The Jungle” juga akan menyuguhkan acara hiburan seperti pentas kesenian tari daerah, band akustik, serta pesta perayaan Natal dan Tahun Baru.

Dengan kelengkapan atraksi dan wahana tersebut, Nusa Dua Light Festival “The Jungle” akan menjadi tujuan wisata hiburan yang sangat cocok bagi keluarga di penghujung tahun 2017 dan awal 2018 yang diharapkan dapat menyemarakan kondisi pariwisata Bali yang sedikit menurun.

Seperti yang diketahui, Festival lampion telah populer di beberapa wilayah di Indonesia, antara lain Festival of Light di Yogyakarta (Kaliurang dan Monjali) begitu juga di Bogor, Semarang, Jakarta, Surabaya dan kini hadir di Bali dengan nama Nusa Dua Light Festival. Event ini diharapkan dapat menjadi suatu atraksi yang dapat dinikmati oleh wisatawan yang menginap dan berkunjung ke the Nusa Dua khususnya dan Bali umumnya.(ris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *