Founder & Ceo OYO Hotels, Resmikan Jaringan OYO Hotels di Bali

Founder & Ceo OYO Hotels, Resmikan Jaringan OYO Hotels di Bali
Foto : Ritesh Agarwal Founder & Ceo OYO Hotels (2 dari kanan) resmikan jaringan OYO Hotels di Bali, Kamis (5/9).

Buletin Dewata, Badung.

OYO Hotels & Homes, jaringan hotel terbesar di Indonesia dan terbesar ketiga di dunia (dalam jumlah kamar), telah resmi meluncurkan jaringannya di Bali, Kamis (5/9) di Collection O 14, Sun Boutique Hotel di Sunset Road Kuta.

Ritesh Agarwal, Founder & CEO OYO Hotels & Homes yang turut hadir dalam peresmian mengatakan, Bali adalah salah satu pasar prioritas bagi OYO, sebagai destinasi pariwisata strategis bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Menurutnya, peresmian ini merupakan bagian dari pencapaian bisnis terbarunya di Indonesia.

“Hari ini, dengan peresmian jaringan hotel kami di Bali, kami akan memperluas jangkauan kami untuk membantu lebih banyak mitra pemilik hotel mentransformasi properti mereka menjadi akomodasi berkualitas dengan harga terjangkau dan memberikan pengalaman menginap yang terbaik untuk para pelanggan,” ujarnya.

Dikatakan, sebagai pelopor model bisnis perhotelan full-stack berbasis teknologi pertama di dunia, keberadaan OYO di Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan industri perhotelan lokal.

“Baru saja kami mengumumkan investasi sebesar $300 juta untuk Indonesia, dan khusus untuk mengembangkan bisnis OYO di wilayah Bali, kami akan mengalokasikan investasi sebesar $ 30 Juta untuk mendorong transformasi industri hospitality dan menjangkau basis pelanggan yang lebih luas,” imbuhnya.

Kevin Saputro, Owner of Collection O 14 Sun Boutique Hotel mengatakan, sudah berkecimpung di bisnis perhotelan selama 7 tahun dan memutuskan bergabung dengan jaringan OYO karena percaya OYO dapat membantu mencapai performa bisnis yang lebih baik.

“Kami berharap keahlian dan reputasi OYO sebagai salah satu jaringan hotel terbesar di dunia mampu mendukung kami dalam memberikan pengalaman menginap yang terstandarisasi dan berkualitas kepada para tamu,” tuturnya.

Ida Bagus Purwa Sidemen, Executive Director PHRI Bali mengucapkan selamat atas peresmian jaringan hotel OYO di Bali. Pihaknya selaku PHRI akan selalu mendukung segala bentuk upaya yang dapat mendorong peningkatan standar industri perhotelan di Bali, terutama jika bisnis tersebut turut membantu memperkuat pebisnis hotel lokal.

“Dengan sudah ada hotel di Bali yang di manage, dimohonkan agar hotel – hotel di bawah OYO bisa bergabung ke dalam PHRI. Kami dalam hal ini sering mendapat info banyak hotel yang memerlukan naungan manajemen yang bagus. Di badung hampir 60 hotel kena sidak dan tidak memiliki izin. Diharapkan dengan oyo dapat segera melengkapi izin,” tandasnya.

Dalam kurun waktu kurang dari setahun, kini OYO memiliki lebih dari 1.000 hotel, 27.000 kamar eksklusif, 1.200 mitra pemilik hotel, dan 5 juta pelanggan di 100 kota di seluruh Indonesia. Pencapaian ini berhasil dicapai lebih cepat dari target awal OYO, yaitu untuk hadir di 100 kota pada akhir tahun 2019.

Setiap harinya, rata-rata terdapat 10 hotel di Indonesia yang bergabung ke jaringan OYO.Jumlah karyawan OYO di Indonesia, mencapai 950 OYOpreneurs (sebutan untuk karyawan OYO). Per Agustus 2019, tingkat hunian hotel di OYO mencapai 65-70% dengan rata-rata pemesanan terjadi setiap menitnya. OYO berkomitmen turut berpartisipasi mentransformasi bisnis perhotelan di Indonesia, melalui model bisnis Full-Stack berbasis teknologi.(wid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *