Klinik Fisioterapi “Eastwest” Kini Hadir di Kota Denpasar Bali

Klinik Fisioterapi "Eastwest" Kini Hadir di Kota Denpasar Bali

Buletin Dewata, Denpasar.

Klinik perawatan fisioterapi, Eastwest kini telah hadir di Bali. Klinik yang beralamat di Jalan Gatot Subroto Barat No. 802 Denpasar menjadi satu-satunya klinik Eastwest yang pertama kali dibangun di luar Pulau Jawa. Klinik Eastwest di Bali diresmikan Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, Minggu (25/8) malam.

Founder Eastwest Physiotherapy Clinic, Vincentius Lianto mengundang khusus Kapolda Bali, Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose untuk meresmikan gedung tersebut dengan menandatangani prasasti dan memotong pita di pintu masuk.“Saya sangat berbangga hati dapat meresmikan klinik Eastwest ini. Semoga dengan diresmikannya klinik ini mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Bali secara luas,“ ujar Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose.

Dengan adanya klinik East West di Denpasar tentu sangat membantu untuk meningkatkan mutu kesehatan masyarakat Bali. ”Terlebih bagi yang suka kegiatan fisik. Potensi mengalami cidera otot, tulang maupun saraf cukup besar sehingga perawatan fisioterapis memang dibutuhkan,” imbuhnya,

Holding East West Physiotherapy, sekaligus Direktur Operasional RS Pantai Indah Kapuk, dr. Th. Peter Budisusetija, MARS., mengatakan klinik East West yang ada di Jalan Gatot Subroto Barat Denpasar ini adalah cabang pertama East West di luar Jakarta. ”Selama ini East West berkembang di Jakarta. Sekarang sudah ada tiga cabang. Untuk di luar Jakarta, Bali yang pertama,” ujarnya.

Klinik Fisioterapi "Eastwest" Kini Hadir di Kota Denpasar Bali
Foto : dr. Th. Peter Budisusetija, MARS.

Dipilihnya Bali, selain mendapatkan patner yang se visi, juga karena Bali dianggap berpotensi dan membutuhkan perawatan fisioterapi. Terlebih Bali sendiri adalah gerbang pariwisata baik domestik maupun internasional di Indonesia, sehingga kelengkapan layanan kesehatan sangat dibutuhkan.

East West Physiotherapy Clinic memiliki sarana dan prasarana yang lengkap serta terapis yang handal, pasien juga diajarkan untuk mandiri dan tidak tergantung dengan terapisnya. ”East West memiliki visi dan misi untuk memberikan kemampuan kepada pasien untuk bisa menjaga dan mengembalikan fungsi tubuhnya yang bermasalah. Tugas terapis hanya melatih dan siap membantu apa yang tidak bisa dilakukan sendiri oleh pasien,” papar Peter.

Salah satu kelebihan di East West dimana pasien benar-benar dilatih dan diajarkan untuk bisa mandiri sehingga tidak harus sering bolak-balik ke klinik kecuali memang sangat diperlukan. Ini tentu menghemat tenaga, waktu dan tentu juga uang. Selain itu Peter juga berharap agar klinik East West di Bali ini melakukan kerjasama yang diperlukan dengan Dinas Kesehatan Denpasar untuk bersama-sama memecahkan permasalahan kesehatan yang ada.

East West Physiotherapy Clinic sendiri membuka layanan seperti penanganam berbagai masalah musculoskeletal atau masalah pada fungsi sendi, ligamen, otot, saraf dan tendon, serta tulang belakang. Layanan rehabilitasi pasca operasi, layanan untuk cidera akibat olahraga serta peningkatan performa, terapi manual, pembentukan postur dan kekuatan postur, rehabilitasi neurologis dan pasca stroke, masalah kesehatan wanita, konsultasi ergonomis serta pilates klinis. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *