BPD Bali Cabang Tabanan Fasilitasi 135 LPD Ikuti Pelatihan Analisa Kredit

BPD Bali Cabang Tabanan Fasilitasi 135 LPD Ikuti Pelatihan Analisa Kredit
Foto : Suasana pelatihan analisa kredit LPD di Kabupaten Tabanan.

Buletin Dewata, Tabanan.

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Kabupaten Tabanan meningkatkan daya saing SDM di era pasar bebas melalui pelatihan analisa kredit. Pelatihan tersebut difasilitasi oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali Cabang Tabanan yang diikuti 135 LPD. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal  7 sampai 9 Agustus 2019 bertempat di Aula Kantor BPD Tabanan. Hal ini juga bertujuan untuk dapat meningkatkan sinergi dan hubungan yang selama ini terjalin dengan baik.

Pada kesempatan itu hadir Ida Bagus Warnaya, selaku tim pelatihan LPLPD Provinsi, I Dewa Alit Astina, SE, Koordinator LPLPD, beserta staf. Kemudian I Gusti Made Ngurah Supardi, SE, MM, selaku Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan dan I Wayan Budiada, Ketua BKS LPD Tabanan.

Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan, I Gusti Made Ngurah Supardi, SE,MM, mengungkapkan bahwa acara yang dilaksanakan ini merupakan kelanjutan dari pelatihan yang telah berlangsung pada Juni lalu dan pelatihan ini merupakan  bentuk komitmen BPD atas kepercayaan LPD. Dimana LPD sudah mempercayakan dananya dikelola di BPD Khususnya Cabang Tabanan. Disamping itu pula, dalam pelatihan yang dilaksanakan selama 3 hari ini ada beberapa materi penting yang diberikan pelatihan. Terutama terkait analisa kredit serta strategi penyelamatan kredit.

“Kita melibatkan langsung dari Cabang Tabanan baik itu Kabid Kredit, Kabid Hak serta WBC dalam hal terkait strategi penyelamatan kredit dalam memaparkan materi yang kita berikan,” katanya.

Lebih lanjut Supardi berharap, melalui pelatihan ini akan lebih meningkatkan pengetahuan para pegawai LPD. Sehingga akan menambah kepercayaan diri LPD dalam menyalurkan kredit. “Yang jelas apa yang diketahui di BPD kita akan bagikan  ilmunya ke LPD. Oleh karena itu, ke depannya kita akan terus memberikan pelatihan pada LPD yang ada di Kabupaten Tabanan dan tergantung permintaan LPD,” jelas Supardi.

Sementara itu, I Dewa Alit Astina, SE, selaku Koordinator LPLPD Tabanan sangat  mengapresiasi pelatihan yang dilakukan oleh BPD kepada LPD. Tentunya ini sangat penting dilakukan mengingat dari seluruh LPD yang ada di Kabupaten Tabanan dengan jumlah sebanyak 307 LPD memiliki total aset hingga Juni 2019 Rp 1,7  triliun.  Sedangkan pembekuan laba LPD hingga Juni mencapai Rp 28 miliar dan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1.138 orang.

“Dengan adanya pelatihan dalam hal analisa kredit serta penyelamatan kredit akan lebih menambah tingkat SDM LPD menjadi lebih berkualitas. Sehingga mampu bersiang,” ucapnya.

Ketua BKS LPD Tabanan, I Wayan Budiada,  berharap dengan adanya pelatihan ini bisa lebih menekan permasalahan kredit  seperti NPL (non performing loan) atau kredit bermasalah di LPD masing-masing. Sehingga dengan adanya pelatihan ini bisa lebih membuat tingkat kesehatan LPD semakin meningkat.

“Kita mewakili LPD yang ada di Kabupaten Tabanan mengucapkan terima kasih atas perhatian BPD khususnya Cabang Tabanan terhadap seluruh LPD. Sehingga ke depannya pelatihan ini dapat rutin dilaksanakan,” katanya.

Disamping itu pula, kepada seluruh LPD berharap tetap memberikan prioritas terhadap BPD dalam hal penempatan dana likuiditas, karena antara LPD dan BPD Bali  ada ikatan serta hubungan historis tetap dapat terjaga.

Sementara itu, Ni Kadek Sudewi dari LPD Pupuan Sanda menyambut baik adanya pelatihan ini. “Kita banyak diberikan ilmu oleh BPD Bali Cabang Tabanan dan ke depannya acara seperti ini dapat rutin dilaksakan setiap saat. Sehingga bisa menambah ilmu kita dalam pengelolaan LPD di desa adat,” pungkasnya.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *