AirAsia Buka Rute Bali – Lombok dan Bali – Labuan Bajo, Terbang Perdana dari Bandara Ngurah Rai

AirAsia Buka Rute Bali - Lombok dan Bali - Labuan Bajo, Terbang Perdana dari Bandara Ngurah Rai

Buletin Dewata, Badung.

Maskapai berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC) Indonesia AirAsia mengembangkan bisnisnya dengan membuka dua rute baru yaitu Bali – Lombok dan Bali – Labuan Bajo pulang pergi (PP). Bali, Lombok, dan Labuan Bajo merupakan tiga destinasi wisata di kawasan Indonesia Tengah dan Timur yang kini menjadi andalan Pemerintah Indonesia dalam mendatangkan para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Penerbangan perdana (Inaugural Flight) Indonesia AirAsia rute Bali – Lombok dilaksanakan pada Kamis (1/8), menggunakan pesawat Airbus A320-200 dengan nomor penerbangan QZ-430 mengangkut sebanyak 180 penumpang. Penerbangan ini berangkat dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali (DPS) pada pukul 17.51 WITA dan mendarat di Bandar Udara Internasional Lombok Praya (LOP) pada pukul 18.12 WITA.

Sementara, rute Bali – Labuan Bajo dilayani menggunakan tipe pesawat sama dengan nomor penerbangan QZ-644 mengangkut 181 penumpang. Pesawat berangkat dari Bali pada pukul 13.57 WITA dan mendarat di Bandar Udara Komodo (LBJ) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada pukul 14.49 WITA.

AirAsia Buka Rute Bali - Lombok dan Bali - Labuan Bajo, Terbang Perdana dari Bandara Ngurah Rai

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado mewakili pihak manajemen sangat menyambut baik pembukaan 2 rute penerbangan perdana maskapai Indonesia AirAsia ini. Dengan terkoneksinya ketiga destinasi wisata unggulan ini, akan semakin meningkatkan pengembangan pariwisata, khususnya di kawasan Indonesia Tengah.

“Dengan dibukanya dua rute penerbangan domestik baru oleh AirAsia ini, kami berharap bahwa rute penerbangan domestik kembali tumbuh dan meningkat. Bukan suatu kebetulan jika maskapai ini menjadikan Bali dan Lombok sebagai dua dari lima bandara hub atau pusat operasi. Bali merupakan destinasi wisata unggulan yang sudah mendunia, serta Lombok kini tengah dipersiapkan untuk menuju ke sana, demikian juga dengan Labuan Bajo yang menyimpan potensi wisata luar biasa,” ujar Herry.

Penerbangan rute Bali – Lombok menggunakan pesawat Airbus A320-200 dengan nomor penerbangan QZ-430 akan dilayani sebanyak 7 kali penerbangan dalam satu minggu, dengan waktu keberangkatan atau estimated time departure (ETD) pada pukul 16.15 WITA. Penerbangan ini dijadwalkan tiba di Lombok pada pukul 17.05 WITA. Untuk rute sebaliknya (QZ-431), berangkat sesuai jadwal dari Lombok pada pukul 11.50 WITA dan dijadwalkan tiba di Bali pada pukul 12.30 WITA.

Diketahui, pada tahun 2018 penumpang maskapai LCC) di Bandara Ngurah Rai mengalami peningkatan. Dimana total penumpang untuk rute domestik dan internasional tercatat sebanyak 13,8 juta lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 11,9 juta penumpang.

Selama semester pertama tahun 2019 ini, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali telah melayani sebanyak 11,16 juta penumpang. Dari jumlah ini, sekitar 56% atau 6,1 juta penumpang terbang menggunakan maskapai berbiaya rendah atau LCC, sedangkan sisanya, sevanyak 4,9 juta penumpang menggunakan maskapai full service.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *