LPD Nongan Berikan Kemudahan Kredit Murah Pembangunan Balai Banjar

LPD Nongan Berikan Kemudahan Kredit Murah Pembangunan Balai Banjar
Foto : Pemucuk LPD Nongan, I Ketut Mega.

Buletin Dewata, Karangasem.

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Nongan, Karangasem memberikan kredit murah kepada 3 balai banjar di Desa Nongan dengan besaran kredit mencapai Rp 100 juta sampai Rp700 juta per banjar dengan suku bunga 1,8 persen menurun. Hal ini merupakan terobosan yang luar biasa guna memperlancar pembangunan balai banjar tersebut.

Pemucuk LPD Nongan, I Ketut Mega  beberapa waktu lalu di kantor setempat menyampaikan pemberian kredit untuk pembangunan 3 balai banjar tersebut merupakan wujud perhatian pengelola LPD. “Ini juga merupakan rasa memiliki kita  di LPD apalagi kemampuan LPD dari modal sudah mencukupi. Disamping itu pula selama ini kendala yang dihadapi setiap ada pembangunan balai banjar terletak pada dana. Makanya dengan itu kita bersama pengurus dimasing-masing banjar mencoba melakukan pertemuan bersama. Lantas disepakati dana pinjam di LPD dan bunganya pun kita berikan spesial,” terang Mega.

Disebutkannya, aset LPD tahun 2017 mencapai Rp 14,7 miliar, kemudian 2018 aset tumbuh menjadi Rp 16,2 miliar atau ada kenaikan 10,21%. Laba LPD tahun 2017 sebesar Rp 310 juta. Jumlah tersebut tumbuh menjadi Rp 425 juta pada 2018 atau ada kenaikan 37,6%. Selanjutnya dijelaskan Mega, dana pembangunan yang sudah diserahkan tahun 2018 mencapai Rp 85 juta, ada peningkatan sebesar 37% di bandingkan tahun 2017.

“Semua pencapaian yang sudah kita dapatkan tentunya bisa tercapai berkat dukungan partisipasi masyarakat Nongan yang sudah mempercayakan dananya tetap di LPD dan dengan terus tumbuh serta percayanya Krama Nongan pada LPD,” katanya.

Pada tahun 2019 ini pengelola LPD Nongan akan lebih fokus dalam hal pelayanan dengan membuat terobosan dan lebih memaksimalkan kredit pada Krama/warga yang ingin berangkat bekerja ke kapal pesiar dengan nilai kredit sebesar Rp 50 sampai Rp 300 juta. “Kita sudah memberangkatkan anak muda sebanyak 10 orang serta lebih,” sebut Mega.

Selain itu juga dijelaskannya memberikan insentif sebesar Rp 20 juta per tahun kepada kerta desa. “Kita  juga memberikan jatah untuk Jro Mangku Desa sebanyak 6 orang berupa beras sebesar 25 Kg. Kita juga bantu biaya operasional organisasi pecalang. Ke depannya kita akan berikan  lagi perhatian pada anak-anak cacat serta anak yang berprestasi. Kita juga mengajak prajuru desa tirta yatra ke Nusa Penida dengan anggaran yang kita siapkan Rp 37 juta tahun 2018 dan tahun 2019 ini,” bebernya.

Begitu pun nasabah deposito yang sudah menempatkan dananya di LPD Nongan akan diajak tirtayatra. Ke depanya  kepercayaan yang sudah krama dan nasabah berikan diharapkan tetap dipertahankan. “Kita akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik, disamping itu pula kita juga mengucapkan terima kasih para prajuru desa adat terutama bendesa adat yang selama ini sudah banyak membantu kita dalam ikut membesarkan LPD,” imbuh Mega.(blt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *