Meriahkan HUT ke-25, LPD Lambing Sibangkaja Bagi-bagi Hadiah

Meriahkan HUT ke-25, LPD Lambing Sibangkaja Bagi-bagi Hadiah
Foto : Pelepasan jalan sehat serangkaian HUT LPD Lambing, Sibangkaja ke-25.

Buletin Dewata, Badung.

Keberadaan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) diharapkan mampu mensejahterakan nasabah/masyarakat desa setempat. Diusianya yang ke-25 LPD  Lambing, Sibangkaja-Badung dirayakan dengan menggelar jalan sehat berhadiah dan gebyar ke-7 pada 2019 ini.

Saat kegiatan jalan santai dan gebyar LPD ke-7 di desa setempat, Minggu (17/3) diikuti seluruh masyarakat Lambing Sibangkaja. Pemucuk LPD Lambing Sibangkaja, I Made Yasa, SE menjelaskan kegiatan tersebut merupakan rangkaian HUT perak LPD. Sebelumnya juga sudah dilaksanakan kegiatan dalam melestarikan tradisi dan budaya Bali dengan menggelar lomba seni berupa gender wayang berpasangan dan macepat, mesatua, lomba busana adat ke Pura serta lomba futsal baik ditingkat SD, SMP dan SMU.

“Perlombaan ini sudah kita lakukan dari 7 tahun lalu yang bertujuan sebagai bentuk pelestarian adat serta budaya Bali dan olahraga khususnya yang ada di Desa Lambing Sibangkaja,” ujar Yasa.

Diungkapkannya, aset LPD tahun 2017 sebesar Rp 30,2 miliar sedangkan pada 2018 aset meningkat menjadi Rp 33,5 miliar atau mengalami peningkatan 10%.

Ditambahkan Yasa, kredit yang disalurkan hingga akhir tahun 2018 ke masyarakat mencapai Rp 24,1 miliar. Sedangkan untuk laba LPD tahun 2018 mencapai Rp 567 juta dan hak desa adat sebesar Rp 113 juta lebih. Kemudian modal LPD sendiri hingga tahun 2018 mencapai Rp 5 miliar lebih. Deposito mencapai Rp 14,7 miliar, jumlah itu meningakat mencapai 13% dibandingkan tahun 2017.

“Atas semua pencapaian tersebut tentunya berkat partisipasi dan kepercayaan masyarakat Lambing Sibangkaja yang sudah tetap setia dengan LPDnya sendiri,” kata Yasa.

Meriahkan HUT ke-25, LPD Lambing Sibangkaja Bagi-bagi Hadiah
Foto : Masyarakat Lambing, Sibangkaja tampak antusias mengikuti jalan sehat, Minggu (17/3).

Selama adanya LPD di desa adat telah bisa berkontribusi secara langsung berupa  memberikan subsidi setiap ada piodalan di Pura Kayangan Tiga sebesar Rp 5 juta. Selain itu dana suka duka Rp 600 ribu setiap ada krama yang meninggal dunia. “Kita juga mengasuransikan semua nasabah LPD dan setiap meninggal dunia ada uang pertanggungan senilai Rp 50 juta sampai Rp 150 juta sesuai dengan sisa kredit,” sebutnya.

Menurut dia, dengan adanya asuransi kredit untuk krama itu justru berimbas pada daya partisipasi krama/warga desa semakin meningkat. Pihakny berharap di usia LPD yang semakin matang, partisipasi dan kepercayaan masyarakat dapat meningkat.

Sementara itu, Anak Agung Bagus Mahardika, Bendesa Adat Lambing Sibangkaja sangat mengapresiasi dan mengaku bangga terhadap kontribusi LPD.

“Kita di desa adat sangat merasakan terutama terkait dana pembangunan yang rutin LPD berikan setiap tahunya dan selama keberadaan LPD di tengah-tengah masyarakat, total dana pembangunan yang sudah diserahkan mencapai Rp 1,5 miliar. Dana tersebut dipergunakan untuk pembangunan fisik Pura Kayangan Tiga,” terangnya.

Dikatakan Mahardika, LPD Lambing Sibangkaja keberadaanya juga diperkuat dengan Perarem dan Awig Awig LPD sehingga dapat menambah kekuatan lembaga perkreditan tersebut. “Bahkan kita bersama LPD telah bisa membuatkan program kredit tanpa jaminan dengan nilai Rp 1 sampai Rp 15 juta dengan jaminan Pererem dan Awig Awig LPD,” ungkap Mahardika.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *