Inovasi Tanam Banang dan Tampil Cantik Natural dengan Happy Lift dari Relife

0
Inovasi Tanam Banang dan Tampil Cantik Natural dengan Happy Lift dari Relife
Foto : Peluncuran inovasi terbaru benang ‘Happy Lift’ pertama kali di Indonesia, di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa Jl. Pantai Balangan I, Ungasan, Kuta Seatan, Sabtu (7/7).
Buletin Dewata, Badung.

Seiring meningkatnya permintaan konsumen akan solusi untuk tampil lebih muda, sebagian besar dari mereka mulai beralih ke prosedur estetika untuk mencapai hasil yang diinginkan. Di antara prosedur estetika yang tersedia di pasaran saat ini, thread-lift (tanam benang) menjadi pilihan yang semakin digemari oleh para pasien. Thread-lift merupakan salah satu metode perawatan untuk mencapai efek pengangkatan pada wajah dengan memasukkan benang monofilamen super halus yang terserap ke dalam kulit.

Thread-lift menjadi salah satu pilihan utama karena proses pengerjaan dan waktu pemulihannya lebih cepat, prosedurnya yang tidak menyakitkan serta harganya tidak menguras kantong. Namun, sangat disayangkan bahwa sebagian besar konsumen masih belum menyadari pentingnya untuk menjalani prosedur tersebut yang dilakukan dan disupervisi oleh para ahli yang telah tersertifikasi.

Menarini Asia-Pacific, salah satu bagian dari perusahaan biofarmasi Italia terkemuka di dunia memperkenalkan solusi untuk menjawab kekhawatiran konsumen di Indonesia melalui RELIFE. Pendekatan ini menghadirkan inovasi terbaru benang ‘Happy Lift’ yang untuk pertama kalinya di Indonesia bertempat di Renaissance Bali Uluwatu Resort & Spa Jl. Pantai Balangan I, Ungasan, Kuta Seatan, Sabtu (7/7). Inovasi ini merupakan metode terbaru untuk membantu calon pasien mendapatkan penampilan seperti yang mereka inginkan dengan hasil yang lebih tahan lama dibandingkan metode serupa lainnya yang saat ini tersedia di pasaran. Selain meluncurkan ‘Happy Lift’, Menarini Asia-Pacific juga turut mengedukasi para konsumennya akan keamanan serta pentingnya menjalani prosedur tersebut yang dikerjakan langsung oleh para ahli.

Dengan semakin tingginya tuntutan untuk tampil lebih muda, banyak orang melakukan berbagai macam prosedur dan menggunakan beragam produk kecantikan untuk mendapatkan hasil yang mereka inginkan. Namun demikian, banyak orang tidak menyadari betapa pentingnya mendapatkan prosedur yang diawasi dan dilakukan secara tepat oleh tenaga kesehatan yang tersertifikasi.

“Saat ini ada tiga fenomena menarik di bidang dermatologi estetika: 1) meningkatnya permintaan akan perawatan estetik, 2) prosedur tersebut dimulai dari usia muda, dan dengan begitu 3) keberhasilan dan keamanan penanganan menjadi perhatian utama untuk calon pasien. Sebagai ahli di bidang operasi plastik, kami menganjurkan para calon pasien untuk melakukan kunjungan secara teratur sebelum menjalani prosedur, sehingga kami dapat memberikan masukan yang tepat mengenai prosedur yang cocok bagi mereka, cara mendapatkan hasil yang diinginkan, dan terutama untuk memastikan bahwa prosedur dapat dilakukan secara aman,” ujar dr. Irena Sakura Rini, Wakil Presiden dari Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik (PERAPI).

Di antara banyaknya prosedur estetik yang tersedia saat ini, tanam benang menjadi salah satu metode favorit di antara para pasien. Mereka memilih metode ini untuk mengencangkan kulit wajah dengan menanamkan benang super halus dan mudah menyatu dengan kulit. Ada tiga prosedur berbeda untuk metode ini: tanam benang dengan bedah, tanam benang non-bedah, dan tanam benang untuk mempertahankan keremajaan kulit (beauty threads). Biasanya tanam benang dilakukan di area wajah; namun, ada juga yang dilakukan di area leher, belahan dada, dan bagian tubuh lainnya. Semua prosedur tanam benang akan mendorong produksi kolagen (protein yang membuat kulit kita tampak awet muda) yang membuat kulit kencang kembali.

Sementara itu, Dr. Lilik Norawati dari Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI) juga menekankan tentang pentingnya berkonsultasi kepada dokter ahli dan tersertifikasi sebelum melakukan tanam benang. “Seorang dokter medis yang tersertifikasi harus memiliki pengetahuan di bidang anatomi, saraf, pembuluh darah, dan subkutis (lapisan kulit terdalam). Mereka juga harus memahami dengan benar bagaimana mencegah benang mencuat keluar dari kulit, atau menghindari pembedahan yang tidak diperlukan, serta memahami area berbahaya di wajah untuk mencegah infeksi,” tetangnya.

Happy Lift terbuat dari material unik, yaitu poly-L-lactic acid (untuk elastisitas) dan caprolactone (untuk stabilitas) dengan kait yang sangat kecil. Saat dimasukkan ke dalam kulit, kait-kait ini mendorong fibroblas untuk menyatukan matriks ekstraseluler dan kolagen di dalam kulit sebagai penyangga untuk mengangkat dan menahan jaringan lunak. “Happy Lift memperkenalkan benang monofilamen berkait yang dapat diserap dan telah dipatenkan. Benang ini didesain untuk mengangkat dan menahan jaringan kulit yang kendur dan/atau bergelimbir agar wajah terlihat lebih segar dengan kontur yang lebih sempurna. Benang ini sangat stabil, sehingga dapat bertahan lebih lama (12 – 16 bulan),” ujar dr. Steven J. Kusmanto, A/Marketing Director, Menarini Asia Pacific.

Tanam Banang dengan Happy Lif
Foto : Diskusi Panel dan Edukasi Thread-Lift Bertemakan ‘Skin-Lift, Happy-Lift’.

Happy Lift merupakan salah satu rangkaian produk estetika yang diperkenalkan oleh RELIFE, anak perusahaan Menarini yang menawarkan para tenaga kesehatan (HCP) suatu pendekatan holistik terhadap perawatan kecantikan yang memberikan penampilan natural dan awet muda melalui perawatan yang berfokus pada pasien. Hal ini dilakukan dengan pendekatan berbasis sains, membuat dan memproduksi produk-produk yang aman dan efektif, bekerja sama dengan tenaga kesehatan dalam memberikan inovasi dan solusi untuk memenuhi kebutuhan pasien, dan bekerja sama dengan komunitas sains dan medis untuk mengembangkan dan memberikan edukasi kesehatan yang berkelanjutan. “RELIFE memberikan tenaga kesehatan pengetahuan, pelatihan, dan produk yang mereka butuhkan agar dapat memenuhi keinginan pasien melalui platform edukasi terstandar, yaitu Innovation and Consciousness in Medical Education (ICME), dan membuahkan hasil yang mereka inginkan melalui inovasi dari solusi estetika ini,” imbuh dr. Steven.

Pengenalan RELIFE dan Happy Lift merupakan bagian dari rangkaian acara International Dermatology Aesthetic Surgery Summit (i-DASS) di Asia. Dalam acara tersebut, RELIFE telah menugaskan pelukis Indonesia yang tengah naik daun di Asia, Monica Hapsari, untuk membuat tujuh seri lukisan bertajuk ‘Masterpieces of Beauty’ yang memuat unsur-unsur persepsi Asia mengenai kecantikan serta konsep Renaissance mengenai sains dan seni. Pada setiap akhir acara i-DASS di Hong Kong, Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina, semua lukisan akan dijual melalui lelang tertutup di keenam negara tersebut dan hasilnya disumbangkan ke Smiles Asia – sebuah aliansi badan amal global yang bekerja sama memberikan pengobatan bagi anak-anak dengan bibir sumbing agar mereka dapat kembali tersenyum dan percaya diri karena RELIFE percaya bahwa kecantikan milik semua.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here