Jelang Puasa Permintaan Sapi Bali Meningkat

Buletindewata.com, Denpasar.

Permintaan daging sapi Bali di Jakarta mengalami peningkatan menjelang bulan puasa. Kepala Bidang Pembibitan dan Produksi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali, Nata Kesuma, ditemui di Denpasar, menyatakan pada bulan Mei kuota pengiriman sapi terus meningkat hingga puncaknya Juli 2018.

Bahkan diperkirakan peningkatan permintaan sapi akan terus berlangsung hingga Agustus mendatang. Namun dikatakan Nata, peningkatan permintaan sapi Bali ke luar daerah pada bulan Mei ini untuk memenuhi kebutuhan puasa tidak terlalu banyak. Kuota pengiriman sapi ke kuar Bali pada Mei ini mencapai 2.932 ekor.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan Januari hingga April. Pada bulan-bulan tersebut kuota pengiriman hanya mencapai 2 ribu ekor. Peningkatan itu bukan karena bertepatan bulan puasa, namun untuk persiapan Idul Adha. “Dari jumlah itu, peningkatan untuk kebutuhan bulan puasa hanya 20 persen dari total kuota pengiriman bulan Mei. Lebih banyak untuk persiapan hari raya kurban. Jadi sementara dipelihara dulu biar gemuk dan untungnya lebih banyak karena belinya masih murah belum naik,” beber Nata.

Mei kata dia kuota pengiriman sapi terus meningkat hingga puncaknya bulan Juli dan Agustus. Kuota pengiriman sapi ke luar Bali pada bulan Juli mencapai 14 ribu ekor sedangkan Agustus mencapai 9.700 ekor. “Peningkatan kuota terjadi di bulan Mei sampai Agustus. Di luar bulan itu kuotanya normal,” ujarnya.

Permintaan Sapi Bali Meningkat Jelang Puasa

Diakui Nata, kuota pengiriman sapi Bali tahun 2018 menurun dibandingkan tahun lalu. Sepanjang 2017 kuota pengiriman sapi mencapai 51 ribu ekor, sedangkan tahun ini hanya 47.632 ekor.

Penurunan dikarenakan populasi sapi mulai menyusut hingga 7 persen dari tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 546.000 ekor tiap tahun menjadi 507.000 ekor. Penurunan populasi sapi Bali dipengaruhi aktivitas Gunung Agung  karena warga memilih mengungsi, dan menjual ternaknya dengan harga murah untuk bekal mengungsi. Selain itu disebabkan oleh lahan rumput yang berkurang.(bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here