PERBANKAN DI BALI DITUNTUT TINGKATKAN SISTEM DIGITALISASI

PERBANKAN DI BALI DITUNTUT TINGKATKAN SISTEM DIGITALISASI

Buletindewata.com, Denpasar.

Saat ini di zaman digitalisasi, perbankan juga dituntut untuk bisa bersaing di pasar global dengan terus berupaya mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi. Digitalisasi perbankan yang ditingkatkan yaitu penerapan elektronik banking yang kian berteknologi tinggi.

Bagi perbankan digitalisasi financial sangat penting karena bisa menggenjot bisnis, selain secara operasional perbankan bisa lebih irit atau efisien.  Begitupula bagi nasabah mereka bisa lebih efisien waktu. Pengoptimalan ini salah satunya dengan meningkatkan investasi terkait teknologi informasi dan menerapkannya dalam layanan digital. Bahkan kedepan, digitalisasi tersebut merupakan sebuah keharusan bagi perbankan karena semua harus terhubung dengan digital channel.

Pemimpin Wilayah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bali dan Nusa Tenggara, Dedi Sunardi mengakui layanan digitalisasi untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ditargetkan mulai digunakan Maret 2018.

“Dari sisi kesiapan bank sudah siap terbukti adanya mobile banking hingga internet banking. Manajemen internal telah siap melaksanakan terobosan digital tersebut dan saat ini dalam tahap sosialisasi kepada petugas terkait,” ujarnya baru-baru ini di Denpasar.

Menurut Dedi, kedepannya digitalisasi bisa dalam pengajuan kredit bagi calon debitur dengan memanfaatkan aplikasi berbasis teknologi yakni BRI Spot dan MyBRI.

PERBANKAN DI BALI DITUNTUT TINGKATKAN SISTEM DIGITALISASI

Sementara itu, Regional CEO Bank Mandiri Bali dan Nusa Tenggara, R. Erwan Djoko Hermawan juga menyatakan hal senada jika pada 2018 ini sebagai tahun digitalisasi finansial maka perbankan akan kian fokus pada digitalisasi.

“Kami kira kami paling siap terhadap digitalisasi karena gerakan nasional nontunai (GNNT) saja sudah terdukung dengan teknologi lengkap, baik itu di branchless banking maupun digital banking,” kata Erwan.

Bank BUMN ini diakuinya sudah menerapkan agen laku pandai. “Kini bank bagaimana mengedukasi masyarakat agar semua nasabah bisa menggunakannya secara lebih bersahabat jangan masih ragu-ragu menggunakan karena penggunaannya juga mudah,” imbuhnya.(bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *