PERWIRA BALI GELAR PAMERAN PESONA PRODUK INDONESIA DI LEVEL 21

Foto : Ketua Perwira Bali, berpose bersama GM Mall Level 21, dan Kadisperindag Provinsi Bali di stand UMKM di Level 21, Kamis (7/12).

Buletindewata.com, Denpasar.

Pada even akhir tahun 2017, Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) DPD Bali, kembali menyelenggarakan pameran bertajuk ‘Pesona Produk Indonesia’ di Mall Level 21 Denpasar. Ketua DPD Perwira Bali, Anak Agung Putri Puspawati, di sela-sela sambutannya mengatakan bahwa Perwira akan melakukan pameran di Jepang dan Tokyo selama 8 bulan sejak April 2018.

“Jadi ceritanya pada saat kami meeting tanggal 20 kemarin di Jakarta, kebetulan saya salah korwil. Jadi Ketua Umum DPP Perwira sudah melakukan MoU dengan salah satu pengusaha Jepang yang sangat terkenal, dan memberikan kesempatan kepada Perwira untuk pameran di sana selama 8 bulan mulai April-Desember 2018,” katanya di Denpasar, Kamis (7/12). Produk yang dipamerkan di Jepang ini, antara lain adalah produk berkualitas tinggi dan harus lolos seleksi di negara Matahari Terbit tersebut.

Foto : Ketua DPD Perwira Bali, Anak Agung Putri Puspawati.

Apalagi Jepang memang terkenal sangat selektif dan berkelas dalam memilih barang, dibandingkan negara lainnya. “Tetapi kami bersyukur diterima di sana,” katanya. Produk yang dibawa ke Jepang, antara lain fashion, handicraft, dan berbagai produk lainnya. “Jadi kayak aksesoris yang cantik-cantik, tas yang cantik, fashion juga dan produk kulit. Saya yakin ini akan diterima, dan kami pelaku usaha sudah banyak punya konsumen di Jepang,” tegasnya.

Untuk Bali, kata dia, akan dilakukan klasifikasi sesuai produk yang dihasilkan. Namun ia berharap lebih banyak pelaku mengambil peran, sehingga apa yang diharapkan bisa membantu menambah pendapatan devisa khusus untuk Bali dan Indonesia. Pameran akan dilakukan di sebuah mall, dengan konsep megah dan eksklusif.

Foto : Pembukaan pameran Pesona Produk Indonesia di Mall Level 21, Kamis (7/12).

Pihaknya pun terus melakukan program ke depannya, karena banyak tuntutan ekonomi global khususnya dalam peningkatan kualitas produk. “Bahkan kami berencana melakukan pelatihan pembuatan sepatu oleh orang Italia langsung. Nanti akan difasilitasi di Surabaya,” tegasnya.

Kadisperindag Provinsi Bali, Ni Wayan Kusumawathi, yang hadir dalam pembukaan pameran ini mengatakan pameran Perwira ke Jepang sangat baik bagi peluang ekspor dari Bali ke negeri Sakura tersebut ke depannya. Lanjutnya, berdasarkan realisasi ekspor periode Januari-Oktober 2017 naik 19,27 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016. Dari nilai 45.760.117,73 dolar (USD) menjadi 54.578.027,32 dolar (USD).

Foto : pose para anggota Perwira Bali – Jawa, peserta pameran pesona produk Indonesia.

Terkait dengan adanya pameran ke Jepang selama 8 bulan ini, merupakan salah satu pengimpor terbesar setelah Amerika untuk produk Indonesia terutama produk Bali. Ekspor Bali ke Jepang, selama ini adalah ikan Tuna, kopi, kerajinan kayu, furniture dan sebagainya. “Kami mengapresiasi Perwira, karena untuk masuk Jepang tidak mudah,” tegasnya. Sebab Jepang selalu mencari produk-produk berkualitas tinggi untuk diekspor. Ia melihat hambatan masuk Jepang biasanya karena kualitas, sebab memerlukan kualitas dan sertifikasi. “Kami pun akan berkoordinasi dengan Perwira untuk capacity building,” imbuhnya.

Zenzen Guisi Halmis, GM Level 21 Denpasar, mengatakan even ini adalah ke-6 kalinya diselenggarakan di Mall Level 21. “Kami tidak menutup mata dan mendukung UMKM, kami mensupport produk yang ada di Indonesia dan kami juga sinergi terus  dengan Perwira, terkait program lainnya untuk pengusaha UMKM,” katanya.(bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *