SHIRODARA SPA DI MINATI WISMAN INDIA DI BALI

Buletindewata.com, Denpasar.

Kehadiran berbagai jenis spa di Pulau Dewata diyakini mampu menjadi daya tarik wisatawan mancanegara (wisman) khususnya. Tidak hanya dimanjakan dengan Balinese Spa, wisman India saat berlibur di Bali juga bisa melakukan spa dari negeri asalnya yaitu Shirodhara Spa. Jenis treatment spa yang berasal tanah Hindustan ini merupakan salah satu metode penyembuhan dalam kitab Ayurveda.

Spa jenis ini lebih menekankan pada treatment di wilayah kepala. Jika diartikan Shirodhara yang berasal dari kata Shiro berarti kepala dan Dhara yaitu aliran. Jadi Shirodhara dapat diartikan sebagai teknik meminjat dengan menggunakan aliran air atau minyak di kepala.

Menurut penuturan Manager Smita Spa yang menyediakan Shirodhara Treatment, IGA Made Wulansari di Sanur, Denpasar, ini adalah salah satu jenis treatment favorit, khususnya bagi wisatawan asing. “Untuk Shirodhara di tempat kami adalah salah satu jenis treatment favorit, khususnya bagi wisatawan Eropa yang menginap di Sanur,” ucapnya.

Shirodhara Spa ini kata dia bisa langsung memberikan dampak besar pada sistem saraf. Karena perawatan jenis ini memberikan efek langsung yakni mampu menenangkan, memberikan nuansa rileksasi, serta memiliki efek pembersihan pada pikiran dan saraf.

Wulan mengatakan, treatment dengan teknik Shirodhara bisa membantu meringankan gejala kegelisahan, stres, dan kelelahan. “Ini mengurangi ketegangan, kekhawatiran, rasa takut dan sakit kepala serta depresi. Hal ini sesuai dengan fungsi dari terapi ini yakni mengintensifkan otak dan menciptakan koherensi gelombang otak dan kondisi alfa,” jelas Wulan.

Ditambahkannya, ketika otak berada di bawah kondisi stres, sirkulasi serebral dikompromikan, kemudian saat minyak dituangkan ke dahi, sistem saraf akan terhenti, gelombang otak melambat dan menjadi koheren. Aliran oksigen pun mengalir bebas ke otak setelah otak tenang. “Hal ini memungkinkan energi kehidupan dan aliran oksigen mengalir bebas dan meningkatkan fungsi otak, stabilitas mood dan meningkatkan kemampuan dalam penanganan stres,” katanya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *