PERBANKAN GANDENG REI, GENJOT PENYALURAN KPR

Buletindewata.com, Badung.

Guna menggenjot bisnis properti di Tanah Air dan meningkatkan target penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) pada tahun 2017 ini pihak perbankan menggandeng asosiasi pengembang/ REI (Real Estate Indonesia). Dalam hal ini REI dengan salah satu perbankan berplat merah yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) sepakat untuk membuat target bersama. Senior Executive Vice President Bank BRI, Supari menjelaskan kerjasama dengan REI ini dalam rangka pemenuhan rumah di Indonesia khususnya terkait program pemerintah yakni sejuta rumah.

Menurutnya, dalam memenuhi program pemerintah tersebut, REI tidak bisa bekerja sendiri tanpa bekerjasama dengan pihak perbankan dan lembaga keuangan lainnya. “Kita bikin join target dengan 1000 anggota REI se-Indonesia. Karena kita punya komitmen untuk target 2017 masing-masing developer punya target dengan kita ada Rp 100 miliar,” ungkap Supari disela-sela HUT REI di Badung, Sabtu (1/4).

Kementerian Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan memperkirakan hingga tahun 2025 angka kebutuhan rumah di Indonesia mencapai 30 juta unit. REI juga menggandeng ribuan developer untuk bekerjasama dengan BRI dalam pemanfaatan fasilitas KPR maupun kredit pemilikan apartemen (KPA).

Dia menyebutkan, dalam kesepakatan tersebut per 1 April 2017 BRI memberikan suku bunga KPR 8,5 persen  fix 5 tahun. Segmentasi harga KPR pun kata dia beragam mulai dari Rp 500 juta hingga miliaran rupiah tergantung wilayahnya. Sedangkan untuk di Bali yang disasar oleh perbankan adalah properti mulai kisaran Rp 350 juta hingga Rp 400 juta.

Supari mengatakan, jika kerjasama tersebut nantinya bisa membantu mencapai target penyaluran KPR BRI sebesar Rp 10 triliun  pada tahun 2017 ini. “Tahun ini sektor properti di Tanah Air lebih baik dari tahun kemarin. Kondisi ekonomi sekarang juga cukup stabil,” katanya.

Sementara itu terkait penyaluran KPR di Bali, Pemimpin Wilayah PT. BRI (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Denpasar, Dedi Sunardi mengatakan tahun ini diberikan target sebesar 10 persen dari total target nasional. “Anggota REI di wilayah Denpasar dapat bekerjasama dengan kami dari sisi pengembang. Sedangkan dari sisi konsumen tentunya dengan adanya program subsidi bunga dan bunga yang fix 5 tahun ini, kantor wilayah bisa membantu kebutuhan akan rumah. Nasabah yang ingin mengurus KPR bisa datangi kantor-kantor cabang kami,” urainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *