TREND POSITIF PASAR OTOMOTIF AKHIR TAHUN

ekonomi-kepala-cabang-auto-2000-denpasar-haris-prasetya-1

Buletindewata.com, Denpasar.

Meskipun pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya puluh, namun memasuki semester II tahun 2016, geliat pertumbuhan ekonomi Bali menunjukkan trend yang positif, sehingga berdampak pada semua sektor, salah satunya adalah sektor otomotif.  Meskipun sempat mengalami penurunan pada tiga bulan pertama tahun 2016, di penghujung tahun 2016 sektor ini mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan.

Haris Prasetya, Kepala Cabang Auto2000 Denpasar, ketika ditemui Senin kemarin menyatakan jika tumbuhnya perekonomian Bali di akhir tahun 2016 ke arah trend positif, juga membawa dampak positif terhadap pertumbuhan di sektor otomotif di Bali. “Sehingga sektor otomotif ini mengalami peningkatan hingga 30 persen di akhir tahun 2016 ini,” jelasnya.

Peningkatan ini dikatakan Haris terjadi diseluruh segmen dan produk otomotif yang ada di pasar otomotif Bali. Hal ini disebutkannya tidak terlepas dari adanya peningkatan daya beli masyarakat yang juga mengalami peningkatan hingga 25 persen dibandingkan dengan trend daya beli masyarakat di awal tahun 2016 lalu.

Dari data yang disebutkannya, hingga bulan Oktober 2016 lalu, total penjualan seluruh produk otomotif di Bali mencapai 21436 unit untuk seluruh merk kendaraan yang ada di Bali atau rata-rata per bulan penjualan kendaraan di Bali mencapai 2143 unit.

Meskipun mengalami peningkatan, namun angka penjualan ini dikatakan Haris mengalami penurunan sebesar 21 persen dibandingkan dengan angka penjualan tahun 2015 lalu yang mencapai 25751 unit hingga periode yang sama di tahun 2015 lalu. “Meskipun meningkat, tapi angka ini masih tertinggal dibandingkan dengan angka penjualan tahun lalu yang mencapai 25751 unit pada periode bulan Oktober 2015,” lanjutnya.

Adanya penurunan penjualan kendaraan baru juga diakui Kepala Cabang Astra BMW Bali, Raditia Dharmalingga. Menurut Lingga, pasar otomotif di Bali selama tahun 2016 tercatat mengalami penurunan yang signifikan, khususnya untuk jenis premium car.

Penurunan ini dikatakannya dapat dilihat dari unit yang terjual per bulannya yang tidak mencapai angka 10 unit per bulannya. “Untuk pasar otomotif secara umum di Bali selama tahun 2016 ini memang terjadi penurunan yang signifikan, namun khusus untuk premium car, di akhir tahun 2016 ini tercatat ada sedikit peningkatan,” ungkapnya. (bude)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *