SUPER WEEKEND SERU BERSAMA BPJS KETENAGAKERJAAN

img_20161126_114454

Buletindewata.com, Denpasar.

– SuperWeekend ini merupakan media edukasi kepada masyarakat akan pentingnya jaminan sosial, sekaligus menjadi media untuk menjaring baru dan ajang sosialisasi manfaat program BPJS Ketenegakerjaan di seluruh Indonesia”

BPJS Ketenagakerjaan menggelar “BPJS Ketenagakerjaan SUPERWEEKEND 2016” di Denpasar, Bali. Kegiatan yang dilakukan tanggal 26-27 November 2016 ini merupakan upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk menjaring kepesertaan secara masif di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di Kota Denpasar melalui event ini.

Kegiatan ini di selenggarakan di Beach Walk, Kuta secara bergantian di sejumlah Kota di Indonesia yakni Bandung, Palembang, Pekanbaru, Jakarta, Jogjakarta, Makassar, Surabaya, Balikpapan, Medan, dan Tangerang. Konsep yang diusung adalah sebuah pertunjukan musik yang didalamnya terdapat bazaar UKM dengan ciri khas lokal dari masing-masing wilayah, berbagai perlombaan juga digelar untuk memeriahkan acara tersebut, seperti diantaranya perlombaan Cosplay, lomba mewarnai bagi anak-anak, dan ajang pencarian bakat “BPJSTK Got Talent”.

Kepala Pemasaran Wilayah Kantor Wilayah Bali, Nusa Tenggara dan Papua (Banuspa), Sang Made Sumadi A mewakili Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banuspa Kuswahyudi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajang untuk menjalin kedekatan BPJS Ketenagakerjaan dengan masyarakat.

“Di samping itu juga sekaligus untuk memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya Jaminan Sosial, sehingga menumbuhkan kesadaran untuk mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan”, ujar Sang Made.

Tak tanggung-tanggung, untuk menarik antusias pengunjung terhadap acara ini BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan artis Marcello Tahitoe atau yang akrab dipanggil Ello. Satu hal yang unik, ikon dari acara Superweekend ini adalah Super Hero yang badannya terlilit perban, seakan-akan baru saja mengalami kecelakaan. Bukan tanpa alasan, tampilan Super Hero tersebut secara tersirat memiliki arti bahwa “Super Hero juga Butuh Perlindungan”. Bagi pengunjung yang berfoto dengan super hero tersebut dan mengunggah fotonya di sosial media dengan hastag #bpjstksuperweekend dan akan mendapat souvenir menarik.

Pengunjung, khususnya peserta BPJS Ketenagakerjaan, juga akan diberikan berbagai macam diskon di setiap booth pada bazaar dengan cara yang cukup mudah, yaitu hanya dengan menunjukkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan. Jika pengunjung ingin tahu lebih jauh tentang manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, dan saldo Jaminan Hari Tua-nya, mereka dapat mengunjungi both BPJS Ketenagakerjaan yang tersedia di lokasi kegiatan. Petugas akan selalu siap melayani dengan PRIMA. Bagi pengunjung yang telah mengunjungi booth BPJS Ketenagakerjaan, akan mendapatkan kesempatan untuk memilih souvenir menarik di pohon kesejahteran.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat mengerti bahwa ada potensi risiko sosial ekonomi yang bisa kapan saja menimpa mereka. Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan hadir sebagai jawaban atas kebutuhan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja di Indonesia.

Peningkatan Kinerja untuk Kesejahteraan Pekerja hingga Oktober 2016, kinerja BPJS Ketenagakerjaan sudah mendekati target yang ditetapkan untuk periode tahun 2016 secara Nasional. Penerimaan iuran sampai dengan bulan Oktober 2016 mencapai Rp. 38,70 Triliun yang merupakan 90,72% dari target tahun 2016 sebesar Rp. 42,66 Triliun. Sejalan dengan itu, pencapaian kepesertaan pada bulan Oktober 2016 untuk tenaga kerja aktif mencapai 21.073.391 peserta peserta atau setara dengan 96,14% dari target 2016. Dana investasi yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan per Oktober 2016 telah mencapai Rp 250,33 Triliun dengan hasil investasi sebesar Rp. 19,30 Triliun.

Sementara itu, kinerja BPJS Ketenagakerjaan wilayah Bali dengan 2 Kantor Cabang dan 4 Kantor Cabang Perintis juga terus mengalami peningkatan. Penerimaan iuran per bulan Oktober 2016 kini mencapai Rp 1,06 Triliun dari target Rp 1,10 Triliun atau setara dengan 96,78% Pencapaian Kepesertaan bulan Oktober 2016 mencapai 9.448 perusahaan dari target 8.605 perusahaan atau sebesar 109,80%. Dan Pencapaian jumlah tenaga kerja sampai dengan bulan Oktober 2016 sebanyak 384.056 tenaga kerja dari target 396.142 tenaga kerja atau sebesar 96.95%.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *