Digital Meeting Point Mudahkan Penjemputan Penumpang di Bandara Ngurah Rai – Bali

Digital Meeting Point Mudahkan Penjemputan Penumpang di Bandara Ngurah Rai - Bali
Foto : Video wall dari fasilitas Digital Meeting Point di Bandara Ngurah Rai – Bali.

Buletin Dewata, Badung.

Penjemputan penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali kini semakin dimudahkan dengan hadirnya fasilitas baru yang disebut “Digital Meeting Point”. Fasilitas yang pertama kali diaplikasikan di Indonesia ini merupakan inovasi dari PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandara untuk meningkatkan layanan demi tercapainya kepuasan pelanggan.

Fasilitas baru Digital Meeting Point, terdiri dari 2 jenis, yaitu berupa aplikasi yang dapat dibuka melalui gadget penjemput dan berbentuk kiosk dan video wall yang terpasang di area Terminal Kedatangan Internasional dan Domestik. Penggunaan Digital Meeting Point melalui aplikasi mewajibkan penjemput (user) melakukan registrasi di website http://digimeet.ngurahrai-airport.co.id.

Saat registrasi, user diminta membuat akun dengan mengisi data diri. Setelah data diverifikasi oleh sistem, maka user akan diberikan akun dan password untuk masuk ( log-in) ke aplikasi. Melalui aplikasi ini penjemput dapat memantau penumpang yang hendak dijemput. Sedangkan dari sisi penumpang, dari aplikasi ini dapat mengetahui detail penjemput, meliputi identitas dan lokasi penjemput secara realtime.

Digital Meeting Point Mudahkan Penjemputan Penumpang di Bandara Ngurah Rai - Bali

“Kami tegaskan, seluruh data yang telah diinput ke sistem kami, akan kami jamin kerahasiaannya, serta hanya digunakan terbatas untuk kepentingan peningkatan pelayanan di bandar udara kami,” ujar General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado, Senin (07/10).

Selain lewat aplikasi, penumpang yang telah landing di kedua terminal kedatangan dapat mengetahui informasi penjemputan melalui kiosk dan video wall yang tersedia.Data yang ditampilkan di video wall memuat informasi tentang nomor penerbangan, asal penerbangan, nama penumpang, nama penjemput, kontak penjemput, serta point bertemu.

Data yang ditampilkan tersebut merupakan data dari status pesawat yang landing. Sistem data akan tertutup otomatis, terhitung setelah 3 jam pesawat mendarat pada domestic flight dan 4 jam setelah pesawat mendarat pada penerbangan international flight.

“Fasilitasi yang baru saja kami luncurkan ini merupakan yang pertama kali diaplikasikan di Indonesia, serta akan selalu kami upgrade dan evaluasi demi meningkatan kualitas layanan.Kami berharap pengguna jasa bandara Ngurah Rai semakin nyaman Dengan tambahan fasilitas baru ini,” pungkas Herry.(rhn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *