PT Waskita Karya Siapkan Konsep Gedung Parkir Pura Besakih Tampung 3000 Kendaraan
Foto : Konsep gedung parkir Pura Besakih mampu tampung 3000 Kendaraan.

Buletin Dewata, Denpasar.

Menyoroti keterbatasan lahan parkir yang menyebabkan kemacetan terutama saat berlangsungnya upacara piodalan di Pura Besakih, mendorong PT Waskita Karya menawarkan konsep desain penataan parkir di kawasan Pura Besakih. Konsep ini disampaika Direktur Utama PT Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra saat beraudensi dengan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Rumah Jabatan Wagub Bali di Renon, Denpasar, Sabtu (18/5).

Berdasarkan survey yang dilakukan PT Waskita Karya saat peak season hampir 3 ribu kendaraan bermotor datang ke Pura Besakih hingga tidak tertampung di kantong parkir dan menimbulkan kemacetan sampai 7 km. Penumpukan kendaraan juga menyebabkan kawasan Besakih kumuh karena pemedek membuang sampah sembarangan. Berlatar belakang persoalan tersebut, PT Waskita Karya telah membuat konsep desain parkir kendaraan yang akan dilengkapi dengan toilet dan poliklinik.

“Area parkir ini juga bisa menjadi tempat berteduh para pemedek dari cuaca panas dan hujan,” ujar Ngurah Putra seraya berharap Pemerintah Provinsi Bali bisa segera menindaklanjuti konsep desain yang diperkirakan memakan waktu pembangunan selama 2 tahun. Ia pun yakin jika semua stakeholders di Bali sepakat, pembangunan ini bisa cepat terwujud.

PT Waskita Karya Siapkan Konsep Gedung Parkir Pura Besakih Tampung 3000 Kendaraan
Foto : Direktur Utama PT Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra beraudensi dengan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Rumah Jabatan Wagub Bali di Renon, Denpasar, Sabtu (18/5).

Atas konsep penataan parkir yang paparkan, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) cukup terkesan dan menyampaikan beberapa masukan terkait alur pemedek dan alur wisatawan. Konsep parkir kendaraan diharapkan bisa memberikan akses tersendiri bagi para pejalan kaki, mobil dan sepeda motor dengan jalurnya masing – masing sehingga memberikan kenyamanan.

Cok Ace pun menyarankan agar pembangunan gedung parkir juga dilakukan di daerah lembah dengan lantai atas yang tetap sejajar dengan jalan. “Harapan saya jika ditata dengan baik, bukan saja saat piodalan namun dalam kehidupan sehari-hari bisa memberikan pemasukan untuk masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Dari 3 lokasi yang ada dan memungkinkan untuk pembangunan, PT. Waskita Karya memilih lokasi yang paling dekat dari Pura. Lokasi yang dipilih diperkirakan mampu menampung 3 ribu lebih mobil termasuk 172 bus besar. Memberikan kelancaran arus lalu lintas kendaraan, desain juga telah mengkonsep akses jalur masuk dan keluar kendaraan yang berbeda. Termasuk ada tempat drop off (menaikkan dan menurunkan penumpang, red) untuk difabel dan lansia.

“Mudah – mudahan dalam waktu dekat ada pertemuan kembali antara Pemerintah Provinsi Bali dengan PT Waskita Karya untuk membahas hal-hal yang lebih teknis,” imbuh Ngurah Putra.(blt)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *