Jasamarga Bali Tol Wacanakan Pemasangan Panel Surya di Tol Bali Mandara

0

Jasamarga Bali Tol Wacanakan Pemasangan Panel Surya di Tol Bali Mandara

Buletin Dewata, Denpasar.

Sejalan dengan visi Gubernur Bali Wayan Koster Nangun Sat Kerthi Loka Bali, PT Jasamarga Bali Tol (JMBT) berencana kedepan menggunakan energi surya untuk kegiatan operasional sehingga ramah lingkungan.

Dalam audiensi dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (10/5), Direktur Utama PT JMBT Enky Sasono menyampaikan sedang merancang untuk memasang panel surya yang sekaligus sebagai atap pelindung dari cuaca bagi para pengendara sepeda motor di Jalan Tol Bali Mandara.

Untuk itu pihaknya sedang mencoba mencari beberapa partner termasuk juga berkolaborasi dengan PLN dan beberapa BUMN lainnya.“Kita coba menjajaki kemungkinan lajur motor bisa dimanfaatkan untuk solar cell. Itu merupakan upaya untuk mendapatkan sumber energi yang ramah lingkungan,” ujar Enky.

Jasamarga Bali Tol Wacanakan Pemasangan Panel Surya di Tol Bali Mandara
Foto : Direktur Utama PT JMBT Enky Sasono audiensi dengan Gubernur Bali Wayan Koster di Rumah Jabatan Jaya Sabha, Denpasar, Jumat (10/5).

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Wayan Koster sangat mengapresiasi dan mendukung terhadap rencana yang disampaikan. Hal ini menurutnya merupakan sebuah terobosan yang inovatif dan ramah lingkungan. Namun demikian Wayan Koster kembali menegaskan penolakannya terhadap rencana pembangunan rest area di area Tol Bali Mandara.

“Untuk rencana yang itu (pembangunan rest area, red) tidak perlu dibahas lagi, saya tidak setuju,” tegas Gubernur Bali ini seraya meminta jajaran direksi mencari alternatif lain sebagai sumber pendapatan.

Lebih jauh. Direksi PT JMBT juga menyampaikan, dengan beroperasinya Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai, jumlah pengguna tol jauh berkurang dari tahun sebelumnya. Bahkan, dari target tahun 2019 dengan rata-rata sekitar 63 ribu kendaraan per bulan, hanya tercapai rata-rata 41 ribu kendaraan pada empat bulan pertama. Kondisi ini membuat manajemen akan melakukan koreksi target tahun 2019.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here