Raih Predikat World Craft City, Kabupaten Gianyar Bali Dinobatkan Jadi Kota Kerajinan Dunia

Raih Predikat World Craft City, Kabupaten Gianyar Bali Dinobatkan Jadi Kota Kerajinan Dunia
Foto : Penyerahan sertifikat World Craft City (WCC) oleh Presiden World Craft Council Asia Pasific Region, Dr. Ghada Hiijawi Quddumi kepada Ketua Umum Dekranas, Mufidah Jusuf Kalla, di Gedung Bali Teater, Bali Safari and Marine Park, Senin (22/4).

Buletin Dewata, Gianyar.

Kabupaten Gianyar dinobatkan sebagai kota kerajinan dunia. Hal ini ditandai dengan diserahkannya sertifikat World Craft City (WCC) oleh Presiden World Craft Council Asia Pasific Region, Dr. Ghada Hiijawi Quddumi kepada Ketua Umum Dekranas, Mufidah Jusuf Kalla, di Gedung Bali Teater, Bali Safari and Marine Park, Senin (22/4).

Penobatan Bali khususnya kabupaten Gianyar sebagai kota kerajinan dunia berdasarkan pada sejumlah kriteria diantaranya authenticity, originality, preservation dan marketability. Hingga akhir tahun 2018, jumlah industri kerajinan di Kabupaten Gianyar mencapai 36.890 unit dan mampu menampung tenaga kerja sebanyak 81.946 orang. Industri kerajinan di Gianyar sangat beragam jenisnya meliputi industri kerajinan mulai kayu, emas, perak, tenun, endek dan lainnya.

“Saya harap Gianyar dapat terus mengembangkan produk kerajinannya sehingga akan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengrajin dan meningkatkan perekonomian Gianyar pada khususnya dan Bali pada umumnya,” ujar Ny. Mufidah yang merasa bangga dengan Bali khususnya Kabupaten Gianyar dinobatkan sebagai Kota Kerajinan Dunia.

Sementara itu, Gubernur Bali yang diwakili oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) sangat mengapresiasi atas raihan predikat tersebut. Cok Ace pun berharap para pengrajin mampu menangkap peluang pasar dengan terus meningkatkan kualitas dan inovasi untuk memenangkan persaingan global. Semua pihak baik pemerintah, pengrajin maupun pengusaha diminta saling bersinergi demi memajukan industri kreatif Bali.

Pada kesempatan ini turut pula dilakukan penyerahan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Indikasi Geografis Kerajinan Perak Celuk. Acara yang turut dihadiri Ny.Putri Koster selaku Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar, Jajaran Forkompinda Tingkat Provinsi Bali dan Kabupaten Gianyar.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *