Regional Diplomatic Meeting (RDM) 2018, Gubernur Bali Sampaikan Komitmen Bangun Pariwisata Berkualitas

Regional Diplomatic Meeting (RDM) 2018, Gubernur Bali Sampaikan Komitmen Bangun Pariwisata Berkualitas
Foto : kegiatan Regional Diplomatic Meeting (RDM) 2018, di Hotel The Stones, Kuta, Bali, Jumat (7/12).

Buletin Dewata, Badung.

Bali sebagai daerah tujuan pariwisata dunia terus berbenah diri dalam mewujudkan pariwisata yang berkualitas bagi para wisatawan. Demikian disampaikan Gubernur Bali Wayan Koster saat bertemu dengan duta besar negara sahabat pada kegiatan Regional Diplomatic Meeting (RDM) 2018, di Hotel The Stones, Kuta, Bali, Jumat (7/12).

Dalam pertemuan yang difasilitasi oleh DPD RI tersebut, Gubernur Bali wayan Koster bertemu dengan duta besar negara sahabat antara lain Duta Besar Rusia untuk Indonesia H.E. Ludmila Vorobieva, Dubes Maroko untuk Indonesia H.E. Quadia Benabdellah dan Dubes Panama untuk Indonesia H.E. Deborah Ho.

Dalam pertemuan yang difasilitasi oleh DPD RI tersebut, Wayan Koster menyampaikan bahwasannya Bali sebagai daerah pariwisata dunia, Bali terkenal tidak hanya karena alamnya yang indah tetapi juga budaya serta adat istiadatnya yang unik yang menarik wisatawan. Untuk itu pengembangan pariwisata Bali kedepannya akan selalu memperhatikan alam, pelestarian budaya serta sumber daya manusianya.

Demi menciptakan pariwisata yang berkualitas, berbagai infrastruktur penunjang pariwisata seperti bandara, jalan raya serta infrastruktur lainnya akan terus dibenahi dalam rangka memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali. ” Tidak hanya budaya yang kami lestarikan, alam Bali baik itu laut, danau, gunung kami jaga kelestariannya. Dengan alam Bali yang asri, bebas polusi dan didukung dengan budaya yang ada, kami optimis pariwisata Bali akan semakin berkualitas. Dengan demikian tidak hanya jumlah wisatawan yang terus bertambah, masa tinggal wisatawan juga akan lebih lama di Bali. Kami komit bangun pariwisata yang berkualitas, ” imbuhnya.

Sementara itu, Dubes Rusia untuk Indonesia, H.E. Ludmila Vorobieva menyampaikan Bali sangat terkenal di Rusia dengan pantainya yang indah dan budayanya yang luar biasa didukung penduduknya yang ramah. Bali merupakan salah satu daerah wisata favorit bagi warga negara Rusia dimana kunjungan wisatawan asal Rusia ke Bali pun setiap tahunnya terus meningkat.

Dubes Rusia ingin agar kerjasama dan promosi pariwisata Rusia dan Bali dapar semakin ditingkatkan. “Kami juga akan buka lagi penerbangan langsung ke Bali, dengan demikian kunjungan wisatawan Rusia ke Bali akan meningkat dan demikian sebaliknya, untuk itu kami ingin kerjasama ini terus berlanjut dan ditingkatkan, ” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Dubes Maroko untuk Indonesia H.E. Quadia Benabdellah dan Dubes Panama untuk Indonesia H.E. Deborah Ho. Mereka menyampaikan bahwa kedua negara tersebut ingin adanya peningkatan kerjasama yang tidak hanya sebatas bidang pariwisata saja, namun juga untuk bidang lainnya seperti ekonomi, bisnis dan tenaga kerja.

Sementara itu Ketua DPD RI Oesman Sapta menyampaikan bahwasannya penyelenggaran RDM yang dilaksanakan ketiga kalinya ini memiliki tujuan untuk menggali kekuatan sumber daya yang dimiliki daerah baik itu sumber daya manusia dan sumber daya alam dengan seefiisen dan seefektif mungkin untuk membangun daya saing yang tangguh. Kegiatan RDM ini juga bertujuan untuk meningkatkan komunikasi, interaksi dan kerjasama daerah dengan luar negeri baik dalam bidang ekonomi, perdagangan, sosial dan budaya.

RDM yang dibuka secara resmi oleh Ketua DPD RI yang ditandai dengan pemukulan gong ini dihadiri oleh 27 perwakilan negara sahabat serta Gubernur dan anggota DPD RI. RDM yang berlangsung dari tanggal 7- 8 Desember juga diisi dengan keynote speech dari Menteri Luar Negeri RI, pertemuan Gubernur dengan para duta besar. Dalam kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan hibah barang aset tetap renovasi oleh Gubernur Bali dan Sekjen DPD RI. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *