Pemkot Denpasar Gandeng BPD Bali Terapkan Retribusi Elektronik E-BOP di Pasar Tradisional

0
Pemkot Denpasar Gandeng BPD Bali Terapkan Retribusi Elektronik E-Bob di Pasar Tradisional
Foto : Pemkot Denpasar gandeng BPD Bali terapkan retribusi elektronik E-Bob di tiga pasar tradisional di Denpasar.

Buletin Dewata, Denpasar.

Memaksimalkan pendapatan dari pungutan sewa dan biaya operasional pasar Pemerintah Kota Denpasar melalui PD Pasar Kota Denpasar meluncurkan Elektronik Biaya Operasional Pasar (E-BOP) untuk para pedagang pasar. Bekerjasama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali, penerapan e-restribusi ini dilaunching di Pasar Ketapian Denpasar , Senin (3/12).

Penerapan E-BOP l ditandai dengan penandatanganan kerjasama antara Direktur Utama PD Pasar, IB. Kompyang Wiranata dengan Plt. Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma yang disaksikan langsung Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra bersama Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

Walikota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra dalam kesempatan ini sangat menyambut baik kerjasama penerapan e-restribusi ini. E-BOP merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Melalui E-BOP, sistem pembayaran dapat dilakukan secara lebih transparan serta dapat memaksimalkan pembayaran non tunai. “Ini juga untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Kedepan kami berharap pedagang bisa memanfaatkan ini dengan baik dalam upaya membangun Pasar Tradisoonal yang tentunya dapat meningkatkan sektor ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Direktur Utama PD Pasar, IB. Kompyang Wiranata menyampaikan dengan penerapan teknologi ini pihaknya berharap memperolehan retribusi PD Pasar akan semakin meningkat. Sebagai langkah awal penerapan E-BOP baru bisa dilaksanakan di tiga pasar yaitu Pasar Ketapian, Pasar Gunung Agung, dan Pasar Lokitasari. “Target kita , di awal tahun 2019 mendatang, seluruh pasar yakni 16 pasar yang dikelola PD Pasar sudah bisa menerapkan E-BOP ini dan saat ini sedang singkronisasi data dengan BPD,”jelasnya.

Kompyang Wiranata menambahkan penerapan E-BOP ini juga akan diterapkan di Pasar Badung dan Pasar Kumbasari untuk mendukung program Walikota menjadikan Pasar Badung dan Kumbasari sebagai kawasan Smart Heritage Market. “Dengan adanya E-BOP kami berharap kedepan pungutan pasar akan berdapak positif terhadap ketepatan waktu karena auto debet dan yang paling penting adalah menjegah kebocoran pungutan,” imbuhnya. Dikatakan juga, saat ini juga telah disiapkan parkir elektronik yang akan dipadukan dengan penerapan system pungatan lainnya seperti e-pungutan sampah, e-pungutan toilet dan pungutan lainnya.(eka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here