Ram Check Periodik, Otoritas Bandara Wilayah IV Tegaskan Lion Air JT-610 Normal Terbang dari Ngurah Rai Bali

0
Ram Check Periodik, Otoritas Bandara Wilayah IV Tegaskan Lion Air JT-610 Normal Terbang dari Ngurah Rai Bali
Foto : Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Bali-Nusra, Herson (kiri) saat melakukan Ram Check di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Bali, Minggu (4/11).

Buletin Dewata, Badung.

Menepis Beredarnya kabar bahwa pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Kerawang sempat bermasalah ketika terbang dari Denpasar ke Jakarta, Kepala Otoritas Bandara ( Kaotban) Wilayah IV Bali Nusra, Herson menegaskan pesawat Lion Air tersebut tidak ada masalah ketika malam sebelumnya menjalani rute penerbangan Denpasar – Jakarta. Hal ini disampaikan saat melakukan Ramp Check secara periodik di Bandara Ngurah Rai guna memastikan kelayakan maskapai sebelum melakukan penerbangan, Minggu (4/10).

Herson menegaskan bahwa pesawat Lion Air PK-LQ dengan kode rute penerbangan JT 610 telah dilaporkan normal dan layak terbang saat diperiksa petugas Otban IV di Ngurah Rai. Dikatakan, petugasnya tidak menemukan adanya masalah di darat sehingga pesawat diizinkan terbang. Hal itu dibuktikan dengan keputusan pilot melakukan penerbangan dari Denpasar ke Jakarta. Menurutnya, jika ada kerusakan saat di Ngurah Rai, tentu pilot tidak berani terbang.

“Kalau di data dari evaluasi otoritas Bandar udara, semuanya normal, dari Bali ya. Hasil evaluasi seluruh inspektur kami menyatakan data-datanya semuanya normal. Tidak ada kerusakan, sesuai data kami dan sudah kami laporkan ke pimpinan. Bila di data Otban ada kerusakan atau gangguan, pilot tidak akan mungkin menerbangkan pesawat tersebut,” tegasnya.

Kaotban Herson menambahkan dengan melakukan Ramp Check Gabungan atau pemeriksaan secara periodik seminggu sekali terhadap pesawat yang berada di Bandara Ngurah Rai maka kelayakan maskapai sebelum melakukan penerbangan dapat dipastikan. Hal ini dilakukan sebagai jaminan keselamatan seluruh penumpang dan awak pesawat.

“Seluruh pesawat, baik yang baru landing atau yang akan take off seluruhnya dilakukan pemeriksaan. Kami sesuaikan dengan pesawatnya. Lalu mengerjakan yang prioritas dulu. Kami mengerjakan sedetailnya karena ini menyangkut orang banyak. Ram Check ini rutin dilakukan sebagai jaminan keselamatan seluruh penumpang dan awak pesawat,” tegasnya.

Dari hasil pantauan, ram check yg dipipimpin kaotban Wilayah IV Bali Nusara dilakukan dengan memeriksa setiap pesawat yang berada di apron dengan waktu sekitar 15 hingga 20 menit. Pemerikasaan diprioritaskan pada administrasi hingga validasi terhadap crew dan pilot. Evaluasi data sebelum penerbangan serta pengecekan teknis seperti mesin pesawat juga dilakukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here