BPJS Denpasar Sebut Rujukan Online Mobile JKN Mudahkan Pasien

BPJS Denpasar Sebut Rujukan Online Mobile JKN Mudahkan Pasien
Foto : BPJS kantor Cabang Denpasar menggelar Media Gathering bertema Digitalisasi Pelayanan Program JKN KIS, di Kanda Restaurant, Jl. Kanda No. 8A, Sanur, Denpasar, Rabu (17/10)

Buletin Dewata, Denpasar.

Pemegang kartu BPJS Kesehatan selama ini kerap mengeluhkan buruknya sistem rujukan. Tidak sedikit pasien menunggu lama untuk ditindak dokter, karena harus mengantre saat dirujuk.Dengan telah diuji cobanya sistem aplikasi rujukan Online JKN Mobil yang diluncurkan Agustus 2018 lalu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Denpasar Provinsi Bali mengklaim bahwa antrean panjang di rumah sakit dapat dicegah sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan terdekat secara optimal, bukan sebaliknya untuk menyulitkan masyarakat.

Dengan menggunakan fasilitas JKN Mobile, khususnya untuk fasilitas pelayanan rujukan, masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik dan mengantre di fasilitas pelayanan kesehatan yang dituju, karena semua dapat diketahui melalui aplikasi JKN Mobile. Hal tersebut disampaikan pada saat acara Media Gathering bertema Digitalisasi Pelayanan Program JKN KIS, Sekarang Atau Makin Tertinggal, yang digelar BPJS kantor Cabang Denpasar di Kanda Restaurant, Jl. Kanda No. 8A, Sanur, Denpasar, Rabu (17/10).

Kepala Cabang BPJS Denpasar, dr. Parasamya Dewi Cipta mengatakan Dengan menggunakan fasilitas JKN Mobile, khususnya untuk fasilitas pelayanan rujukan, masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik dan mengantri di fasilitas pelayanan kesehatan yang dituju, karena semua dapat diketahui melalui aplikasi JKN Mobile. “Upaya digitalisasi aplikasi JKN Mobile ini untuk mengakomodasi keluhan-keluhan peserta JKN seperti penumpukan pasien disalah satu pelayanan kesehatan yang kunjung tidak selesai,”ujarnya.

Dengan rujukan online peserta dapat mengetahui informasi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP ) ke fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut (FKRTL) yang mudah diakses secara terkini saat memilih tujuan rumah sakit yang akan didatangi.”Dengan adanya aplikasi rujukan online maka diharapkan dapat lebih memberikan kemudahan dan kepastian kepada masyarakat untuk mendapat penanganan kesehatan yang cepat dari rumah sakit tujuan rujukan dan rumah sakit tingkat lanjutan sesuai kompetensinya masing-masing,” imbuhnya.

dr.Parasamya Dewi Cipta menilai adanya masukan-masukan dari keluhan yang ada di masyarakat akan dipakai untuk memperpaiki sistem apikasi online yang tujuan akhirnya untuk memperbaiki layanan kesehatan secara digital. “Dengan sistem rujukan online, kedepan semua pelayanan BPJS Kesehatan akan mengarah pada sistem paperless, atau tanpa kertas, Semua bisa diakses hanya melalui smartphone,” tutupnya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *