IMF-WBG 2018 Diproyeksi Pengaruhi Statistik Lalu Lintas Angkutan Udara di Bandara Ngurah Rai

IMF-WBG 2018 Diproyeksi Pengaruhi Statistik Lalu Lintas Angkutan Udara di Bandara Ngurah Rai

Buletin Dewata, Badung.

Manajemen PT. Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai memproyesikan kedatangan 34 ribu delegasi dari 189 negara peserta rapat IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 di Nusa Dua, Bali akan mempengaruhi statistik Lalu Lintas Angkutan Udara, yang mencakup kenaikan jumlah penumpang dan pesawat.

Dalam pencatatan statistik Lalu Lintas Angkutan Udara (LLAU) periode Januari – September 2018, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat telah melayani penumpang dengan jumlah total 17.724.158 orang, naik sekitar 7,9% atau sebesar 1.292.702 orang, jika dibandingkan dengan statistik pada periode yang sama tahun lalu yaitu sebanyak16.431.456 penumpang. Sementara itu kenaikan jumlah pesawat tercatat sebanyak 121.064 pesawat, atau naik sebesar 10,2% dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 109.850 pesawat udara.

“Hingga September, kami telah melayani total sebanyak 17 juta penumpang. Dibanding tahun lalu, terdapat kenaikan sekitar 7,9%. Sedangkan untuk statistik pesawat udara, naik 10,2%. Dengan jumlah total penumpang sebanyak itu, jika dirata-rata, dalam satu harinya, terdapat 443 pesawat yang mengangkut 64.924 penumpang dalam periode Januari-September 2018,” terang Yanus di Gedung Wisti Sabha, Kompleks Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (09/10).

Yanus menambahkan hingga akhir tahun 2018, Manajemen PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai menargetkan jumlah penumpang yang dilayani berada di angka 22 juta penumpang. Ditambah dengan penambahan 10 parking stand tambahan yang baru saja selesai dibangun sebagai proyek pendukung pertemuan tahunan IMF-WBG, serta peningkatan kapasitas landasan pacu dari 30 menjadi 35 pergerakan pesawat per jam, maka akan ada penambahan sekitar 2 hingga 3 juta penumpang di tahun 2019 depan. “Kami targetkan akan ada penambahan sebanyak 2 hingga 3 juta penumpang di tahun 2019 nanti yang akan keluar masuk Bali melalui Bandar Udara yang kami kelola,” tutup Yanus. (rn)

Hingga September 2018, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai Layani 17 Juta Penumpang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *