APJII Gelar Munas ke-10 di Nusa Dua Bali

0

APJII Gelar Munas ke-10 di Nusa Dua Bali

Buletindewata.com, Badung.

Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia ( APJII) menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 di Nusa Dua Bali. Dalam Munas yang dilaksanakan selama dua hari mulai 7 hingga 8 Mei kemarin di Inaya Putri Bali ini, Jamalul Izza kembali terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk masa bakti tiga tahun ke depan 2018 hingga 2021.Munas APJI ke-10 tahun 2018 di Nusa Dua Bali dibuka ketua Umum APJII masa bakti 2015-2018,Jamaul Izza.

Ketua Panitia Munas APJI, I Gede Yudatama yang sekaligus sebagai ketua APJII Bali dalam sambutannya menyampaikan, Munas APJII di Bali ini diikuti lebih banyak peserta dibandingkan Munas APJII tahun 2015 sebelumnya di Jogjakarta. Dimana penyelenggaraan Munas kali ini melibatkan keanggotaan Indonesia Network Information Center (IDNIC). Dari 421 anggota Penyelenggara (AP) dan 900 anggota Indonesia Network Information Center (IDNIC), terdata sebanyak 383 anggota AP dan 886 anggota IDNIC yang mendaftar Munas.

Munas APJII ini merupakan acara rutin yang digelar dengan agenda laporan pertanggungjawaban pengurus dan penggantian pengurus yang meliputi pemilihan ketua umum dan dewan pengawas. Munas ini juga sekaligus membahas kebijakan organisasi untuk jangka waktu 3 tahun ke depan. pemilihan ketua umum APJII berlangsung terbuka dan demokratis. Para peserta diwajibkan mendaftarkan diri sebelum berlangsungnya acara untuk bisa mempunyai hak pilih. Adapun untuk tata cara pemilihan, menggunakan tradisi yang sudah dirintis sejak Munas tahun 2015 yakni menggunakan sistem e-voting. Dengan raihan voting terbanyak 54,82% dari 226 suara anggota APJII, Jamalul Izza berhasil mengalahkan kandidat lainnya dan terpilih kembali sebagai Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk masa bakti tiga tahun ke depan 2018-2021.

I Gede Yudatama berharap dengan terpilihnya kembali Jamalul Izza sebagai ketua APJII, maka program – program kerja yang belum terselesaikan dapat dilanjutkan kembali dengan maksimal. “Ketua yang sekarang ini adalah incumbent dari sebelumnya. Terus terang aja dari masa jabatan dia sebelumnyaitu sudah banyak membangun wilayah termasuk Bali, terutama dari infrastruktursehingga kami dari para anggota di Bali bisa menikmati konten konten yang ada di Jakarta lebih mudah , dan kedua adalah perbaikan perbaikan di fasilitas seperti data centernya, kantornya dan juga pelatihan yang sering diadain. Jadi tidak hanya Bali semua wilayah diIndonesa dibangun. Diharapkan dengan beliau terpilih menjadi ketua lagi, otomatis hal hal kemarin yang belum selesai akan diselesailan lagibahkan lebih meningkat, itu sih harapan dari kami,” ucapnya.

Ditemui usai pemilihan, Janalul Izza sebagai ketua APJII terpilih pun berkomitmen akan membawa APJII semakin maju melalui beberapa program-program unggulan untuk menginternetkan Indonesia. “Yang paling penting itu kita bisa menjalankan program kerja yang kemarin, terus yang kedua harapan kita kedepannya itu untuk internet Indonesia lebih berkembang, lebih bagus terus penetrasi internet bisa jauh lebih besar karena peningkatan setiap tahun terus ada. Bagaimana kita bisa membangkitkan trafik Indonesia. Jadi gimana caranya trafik itu ga perlu lagi banyak keluar ke internasional, tapi akan lebih banyak berada di Indonesia. Yang perlu kita tekankan adalah pengembangan konten terus juga kedepan seperti amanah munas kemarin maka program yang kita jalankan seperti yang diputuskan munas kemarin yang kita jalankan kedepan,” ujarnya.

APJII Gelar Munas ke-10 di Nusa Dua Bali
Foto : Ketua APJII masa bakti 2018-2021, Jamalul Izza.

Jamalul juga menegaskan bahwa yang menjadi program unggulan 3 tahun kedepan adalah meningkatkan bisnis anggota APJII, dan mengembangan infrastruktur serta meningkatkan penetrasi internet di daerah daerah pinggir. “Paling ngga kita mencoba konsen sekarang itu adalah dari pinggir ke tengah. Nah sekarang ISP anggota itu sudah banyak dibeberapa daerah termasuk daerah pinggir tapi permasalahaanya sekali lagi selalu di infrastruktur. Nah ini yang akan kita coba tingkatkan lagi. Untuk selanjutnya kita akan mencoba untuk mengobrol sama pemerintah mengenai regulasi regulasi yang bahwa untuk interne buat Indonesia bisa kedepan,” terangnya.

Selanjutnya pihaknya juga mendorong temen-temen APJII bisnisnya bukan saja di internet, karena kedepan APJII tidak hanya bicara bandwith, routing, security, tapi tentang internet secara luas sehingga apapun yang berhubungan dengan internet APJII akan ikut mendorong tersebut. Sementara itu Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli yang hadir di Munas APJII mengatakan bahwa peran APJII sangat membantu pemerintah memberikan akses internet kepada publik.

APJII Gelar Munas ke-10 di Nusa Dua Bali
Foto : Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli

“APJII buat pemerintah sangat penting karena mereka mewadahi para pelaku yang terkait dengan internet ini, oleh karena itu kita juga mengharapkan organisasi ini semakin besar. Dan selama ini juga kerjasama kami dengan APJII sangat baik, kamu merasa sangat terbantu dan dengan cara ini sebetulnya pemerintah bisa juga melayani publik terutama untuk memberikan akses terbaik internet,” pungkasnya.

Sebagai Ketua Umum APJII yang baru, Jamalul Izza pun mengangkat Henri Kasyfi Soemartono sebagai Sekjen, dan Agus Budi Raharjo sebagai Bendahara. Selanjutnya menjadi puncak dari acara Munas ini, adalah memilih para Dewan Pengawas yang baru.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here