Dharma Shanti Bandara Ngurah Rai Mempererat Kebersamaan
Foto : Co General Manager, Sigit Herdiyanto membuka Dharma Shanti Nyepi Caka 1940, di jaba pura Jagat Tirta, Komplek Peribadatan Angkasa Pura I, Kamis (3/5).

Buletindewata.com, Badung.

Serangkaian pelaksanaan Nyepi Tahun Baru Caka 1940 dan menyambut Hari Suci Galungan dan Kuningan, Manajemen PT. Angkasa Pura I Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menggelar Dharma Shanti. Kegiatan ini di laksanakan di jaba Pura Jagat Tirta, Komplek Peribadatan Angkasa Pura I, Kamis (3/5).

Mengangkat tema “Melaksanakan Catur Brata Penyepian Caka 1940 Kita Tingkatkan Srada dan Bakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk Kedamaian dan Kesejahteraan Masyarakat”, Dharma Shanti di Pura Jagat Tirta diikuti segenap pegawai internal Angkasa Pura I dan perwakilan dari komunitas kerja di bandara. General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi didampingi Co General Manager, Sigit Herdiyanto, sangat menyambut dan mendukung pelaksanaan Dharma Shanti ini.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkokoh hubungan baik yang selama ini telah terbina, baik antar individu maupun antar instansi yang saling medukung untuk meningkatkan kinerja bersama. “Momentum Dharma Shanti ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan antar umat beragama di lingkungan kerja bandara Ngurah Rai dapat kita jalin erat dengan saling menghargai dan menghormati sehingga hal ini merupakan etos kerja bersama,” ujar Yanus.

Foto : GM. Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali, Yanus Suprayogi.

Seluruh pegawai Angkasa Pura I harus memiliki semangat dalam upaya memperbaiki diri dan saling memberi motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik serta meningkatkan hubungan srada bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa. “Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa meningkatkan hubungan dengan Tuhan, hubungan antara sesama sebagai makhluk sosial dan lingkungan. Sehingga terrcipta lingkungan kerja yang harmonis. karena saya percaya lingkungan kerja yang harmonis akan berpengaruh pada kinerja dan profesionalisme kita,” imbuhnya.

Yanus juga menyampaikan Dharma Santi juga menjadi momen yang tepat untuk memohon kelancaran serta perlindungan khususnya dalam melaksanakan proyek pengembangan bandara, yaitu menyelesaikan pekerjaan penambahan 10 lahan parkir pesawat untuk menampung 17.000 delegasi IMF dan World Bank Annual meeting. “Saat ini kami sedang mengerjakan beberapa pekerjaan besar terkait pertemuan IMF bulan Oktober mendatang, lewat Dharma Shanti motivasi dan semangat kerja kita bangkitkan kembali ditengah rutinitas pekerjaan yang kian padat dengan tenggat waktu penyelesaian pekerjaan yang semakin dekat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Suka duka umat Hindu Bandara I Gusti Ngurah Rai, I Wayan Majuarsa menyampaikan sejalan dengan tema Dharma Shanti ini merupakan salah satu upaya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa (Ida Sang Hyang Widhi Wasa) sekaligus menjadi sarana untuk membesarkan keluarga persaudaraan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Dharma Shanti Nyepi yang digelar di jaba Pura Jagat Tirta Komplek Peribadatan Angkasa Pura I, diisi dengan ceramah keagamaan yang dibawakan oleh Ida Peranda Gede dari Griya Kekeran Blahbatuh. Acara juga dimeriahkan dengan hiburan bondres sekaa topeng Inovativ.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here