PAIKETAN KRAMA BALI (PKB) BERI MASUKAN ARAH PEMBANGUNAN BALI

paiketan krama bali

Buletindewata.com, Badung.

Kondisi Bali saat ini, termasuk dampak erupsi Gunung Agung mengundang perhatian dari tokoh-tokoh Bali yang tergabung dalam Paiketan Krama Bali untuk ikut berperan serta menyumbangkan pemikirannya. Sumbang saran itu disampaikan dalam bentuk Workshop Penyusunan Visionary Masterplan Pulau Bali bersama Pemda Provinsi Bali di Kantor Bappeda Litbang Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (21/12).

Ketua Umum Paiketan Krama Bali Agung Suryawan Wiranatha menyampaikan kegiatan ini sebagai bentuk implementasi dari tujuan organisasi yang dipimpinnya. “Kami kan punya misi menjadi partner mitra kerja baik pemerintah maupun organisasi yang lain, ini kita implementasikan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali yaitu Bappeda Bali untuk ikut memberikan sumbang saran,” ujarnya. Ia menambahkan hal ini dilakukan karena di dalam Paiketan terdapat krama Bali yang memiliki keahlian di berbagai bidang ilmu. “Karena di paiketan itu berbagai banyak ahli berkumpul tokoh-tokoh Bali dengan keahlian bermacam-macam,” tegasnya.

Berbagai masukan mengemuka dalam acara yang berlangsung sekitar 4 jam ini. Diantaranya soal tata ruang, transportasi, sosial budaya hingga pariwisata. Wakil Presiden Conservation International Ketut Sarjana Putra misalnya, mengusulkan adanya Bali Heritage Fund untuk menjaga alam dan budaya Bali. Konsep ini menurutnya sudah dilakukan di beberapa daerah lain di dunia, termasuk salah satunya Raja Ampat.

paiketan krama bali

Nyoman Popo Danes yang bertindak selaku moderator mengatakan tidak bisa mendapatkan solusi dengan hanya satu pertemuan, oleh sebab itu pihaknya akan menggelar kembali acara serupa untuk selanjutnya.

Kepala Bappeda Litbang Provinsi Bali Putu Astawa menyambut baik berbagai masukan yang diperoleh dari pertemuan ini. Pihaknya telah mencatat semua masukan yang disampaikan para narasumber. Menurutnya Pemerintah Provinsi Bali selama ini telah melakukan banyak hal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali, namun masukan yang diterima menjadi bahan yang baik untuk Bappeda Litbang dalam melakukan perencanaan pembangunan di Provinsi Bali.

Sebelumnya Paiketan Krama Bali sudah bertemu dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk menyampaikan masukan tentang pembangunan Bali. Workshop ini merupakan langkah tindak lanjut pasca pertemuan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *