AGEN BB OPTIMALKAN TRANSAKSI NON TUNAI

foto

Buletindewata.com, Denpasar.

– Meski agen Branchless Banking (BB) sudah melayani nasabah sejak 3 tahun lalu, namun dari hasil evaluasi masih minim masyarakat yang menggunakan layanan agen tersebut. Regional CEO Bank Mandiri Wilayah XI Bali dan Nusa Tenggara (Nusra), Maswar Purnama mengatakan, hingga saat ini masyarakat masih merasa enggan untuk melakukan transaksi di agen BB.
“Kalau kita lihat tidak banyak masyarakat yang memanfaatkan ini (agen BB). Mereka tahu ada branchless banking, tahu ada e-cash cuma masih enggan untuk bertransaksi di agen. Nah mungkin mereka masih belum percaya. Sebenarnya agen ini memang kita tunjuk,” ungkapnya saat meluncurkan program “Pekan Agen Branchless Banking Mandiri dan Mandiri e-Cash di salah satu agen individu di Badung, Rabu (30/11).

Dia mengatakan, pekan BB bertujuan untuk lebih mengenalkan produk bank di agen BB baik agen laku pandai dan agen Layanan Keuangan Digital (LKD). Disamping itu untuk membantu peningkatan jumlah nasabah agen yang sudah live serta menumbuhkan transaksi nasabah di agen-agen tersebut. “Dengan target membantu masyarakat umum untuk melakukan transaksi elektronik,” tegas Maswar.

Maswar memaparkan, Mandiri e-cash dan si Makmur adalah cara baru simpan uang tanpa ke bank. Dengan cara tersebut kata dia, masyarakat bisa melakukan transfer, bayar tagihan, beli pulsa, dan token listrik. “Sampai dengan saat ini sudah ada 691 agen individu branchless banking di Bali dan Nusa Tenggara,” sebutnya.

Lanjut Maswar menyatakan, keberadaan agen BB tersebut dapat memberikan manfaat secara optimal kepada nasabah dalam melakukan transaksi dan layanan perbankan lainnya. “Saya mengajak masyarakat, ayo bertransaksi di agen. Sama saja sebenarnya, mau setor Rp100 ribu sampai sejuta, agen bisa terima. Walaupun ada batasnya. Sekarang kita lagi rancang agar kedepan para agen ini bisa menyalurkan kredit juga. Jadi kedepannya benar-benar agen ini jadi bank,” urainya.

Dia menambahkan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) benar-benar mendorong supaya agen BB bisa melakukan transaksi layaknya seperti bank. “Ini untuk menciptakan transaksi non tunai karena seperti kita ketahui, mencetak uang tunai itu kan mahal. Makanya didorong supaya masyarakat mau bertransaksi non tunai,” tambah Maswar.

Dia menyebutkan, sekarang ini di Indonesia ada sebanyak 18 ribuan jumlah agen BB yang melayani transaksi non tunai. “Tahun lalu jumlah transaksi branchless banking Bank Mandiri 1,2 juta transaksi.  Sekarang memang hampir sedikit melebihi tahun lalu. Untuk Bali Nusra, sekarang target kita bukan penambahan agen lagi, tapi mencoba untuk menumbuhkan transaksi,” imbuhnya.(bude)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *