OMSET PEDAGANG DI ART MARKET PELABUHAN BENOA TERPENGARUH KAPAL

salah-seorang-pengerajin-serang-di-art-market-benoa-1

Buletindewata.com, Denpasar.

– Selain datang dengan pesawat terbang, trend kedatangan wisatawan asing ke Bali juga ada melalui jalur pelabuhan, dari data BPS Provinsi Bali, tercatat hingga bulan Oktober 2016 tercatat jumlah kedatangan wisatawan asing ke Bali mencapai 40.880 orang.

Tingginya jumlah kedatangan wisatawan asing ke Bali melalui jalur pelabuhan khususnya dengan menumpang kapal pesiar ini tidak saja menguatkan eksistensi pelabuhan Benoa sebagai salah satu pelabuhan Kapal Pesiar bertaraf internasional di dunia, namun adanya peningkatan jumlah kapal pesiar yang merapat ini juga membawa dampak pada omset penjualan para pelaku usaha di Art Market Pelabuhan Benoa.

Seperti yang diungkapkan Made Kanan Jaya, salah seorang pedagang di Art Market Pelabuhan Benoa. Menurut Jaya, adanya peningkatan trend wisata kapal pesiar seperti ini secara langsung membawa dampak pada pertumbuhan sektor UMKM di Bali.“Ini karena tingginya jumlah wisatawan yang datang ke Bali melalui jalur pesiar ini mampu meningkatkan omzet penjualan kami,” jelasnya.

Untuk trend belanja, Jaya mengungkapkan jika wisawatan asal Benoa Eropa dan Amerika masih menjadi pelanggan dengan nilai belanja yang relatif tinggi. Rata-rata dikatakan Jaya, jumlah uang yang dibelanjakan oleh wisatawan yang berasal dari kedua kawasan ini mencapai USD 100 per sekali belanja.

Sedangkan untuk nilai belanja terkecil dikatakan Jaya adalah wisatawan yang berasal dari negara-negara di kawasan Asia. “Untuk negara-negara Asia ini, jumlah uang yang mereka belanjakan relatif sedikit, bahkan jika wisatawan Asia yang berkunjung sangat jarang mereka berbelanja,” paparnya.

Senada dengan Kanan Jaya, Agung Mahendra, pedagang lainnya di Art Market Pelabuhan Benoa juga mengungkapkan hal yang sama, menurut Agung, semakin meningkatnya trend wisata kapal pesiar ini, jumlah membuatnya bisa memperkenalkan produk kerajinan perak yang diproduksinya kepada para wisatawan asing yang datang ke Bali dengan menumpang kapal pesiar. “Trend wisata pesiar ini membuka peluang tersendiri bagi usaha kerajinan saya, karena kami bisa memperkenalkan produk kami secara langsung kepada wisatawan yang berkunjung ke Bali,” jelasnya.

Untuk rata-rata pendapatan harian para pedagang ini, baik Kanan Jaya dan Agung mengungkapkan jika kunjungannya ramai, maka omzwt yang didapatnya bisa mencapai Rp 5 juta per hari. Namun jika tidak ada kapal pesiar yang mendarat, maka Art Market Pelabuhan Benoa ini tutup sehingga pedagang tidak ada yang berjualan. “Untuk sewanya, rata-rata dari kami sewa Rp 6 juta per tahun, dan kami buka ketika ada kapal yang datang,” ungkapnya.(bude)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *